“Katanya sih ada pra-rekonstruksi dari polisi di sini. Saya lihat di berita hari ini bahwa ada polisi mau kesini makanya saya langsung dateng,” ucapnya.
Dia menjelaskan, ingin melihat wajah sang pelaku pembunuhan yang tega, membunuh tanpa ada rasa kemanusiaan sama sekali.
“Apalagi dia (HS, Red) juga membunuh anaknya korban. Jadi di mana letak hati nuraninya kalau dia ada di posisi mereka seperti itu,” tutupnya.
(dyt/pojokbekasi)





