Akibatnya, kata Fauzan, ‘hantu’ tersebut membuat pemilu sebagai salah satu alat katalis proses demokratisasi di Jabar menjadi tumpul.
“KPU sebagai salah satu lembaga penyelenggara pemilu memiliki peran penting guna menajamkan kembali pemilu sebagai alat katalis proses demokratisasi khususnya di Jawa Barat,” ucap Fauzan.
Ia meminta, KPU Jabar sebagai penyelenggara Pilkada di Jabar 2018 perlu segera berbenah mengatasi persoalan tersebut. [nif]





