“Saya juga memberikan perintah-perintah kepada staf saya beberapa yang harus dilaksanakan khususnya saya menggaris bawahi yang berkaitan dengan Pilkada harus berlangsung aman, sukses dan Luber,” pintanya.
Terkait netralitas ASN, Iriawan akan menindak tegas bagi siapapun ASN yang kedapatan tidak netral. “Kalau ada yang melanggar akan ada sanksi tegas,” ucapnya.
Bahkan, Iriawan menyatakan siap dicopot jabatannya bila dirinyapun tidak netral pada Pilkada serentak 27 Juni mendatang. “Kita saling mengawasi, saya mengawasi ASN dan ASN mengawasi saya juga. Saya pun demikian kalau saya melanggar silakan ASN Pemrpov Jabar duluan yang menurunkan jabatan saya sebagai Pj Gubernur, itu komitmen saya,” tegasnya.
Usai apel, Iriawan didampingi sejumlah kepala OPD melakukan peninjauan ke Dinas Pendidikan dan Dinas PMPTSP Jabar sekaligus silaturahmi halal bihalal. Dalam kunjungannya itu, Iriawan meminta untuk menyamakan persepsi dengan para kepala OPD dalam memepercepat dan efektivitas kerjanya.
“Iya itu silaturahmi sekaligus menyamakan persepsi dalam mempercepat dan efektivitas saya dalam bekerja. Saya akan bergerak cepat tentu didukung staf sehingga target-target pembangunan yang dicita-citakan tercapai. Setelah ini kami juga akan lakukan Rapim dengan unsur OPD terkait,” pungkas Iriawan.
[nie]



