FeaturedNASIONAL

Farid Nur Huda, Atlet Wushu Sanshou

×

Farid Nur Huda, Atlet Wushu Sanshou

Sebarkan artikel ini

Wushu Sanda atau Sanshou merupakan seni bela diri yang pada awalnya dikembangkan oleh militer China yang berbasis pada studi dan praktik Kung Fu tradisional dan teknik tempur pertarungan modern. Dalam hal ini, menggabungkan full-contact kickboxing, yang meliputi pukulan dan tendangan, dengan gulat, takedowns (ambilan dari bawah), throws (bantingan/lemparan), weeps (sapuan), kick catches.

Dalam beberapa kompetisi atau pertandingan, siku dan lutut juga dapat digunakan untuk menyerang. “Sebenarnya suka Muay Thai juga, tetapi sekarang fokus ke Wushu Sanshou,” tambahnya.

Bank bjb Tandamata

Setiap hari, iapun rajin berlatih dengan rekan-rekannya. Hampir tiap ada waktu senggang, ia terus mengasah bakatnya di bidang Wushu Sanshou. Ia semakin termotivasi, karena hobinya berantem sudah mengarah ke hal positif.

Tentunya dengan teknik dan pengawasan pelatih yang berpengalaman. Berkat kerja keras dan usahanya, ia pun diminta ikut dalam kejuaraan nasional Popnas di Kota Semarang 2017 lalu kelas 52 Kg. Bahkan, tahun ini ia menjadi perwakilan Semarang untuk ikut dalam Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jateng November 2018 mendatang. “Saya hanya berlatih sekitar 6-7 bulan. Dan saat kejuaraan, mendapatkan perunggu,” akunya bangga.

Farid mengaku untuk mendapatkan prestasi, tidak semudah membalikkan telapak tangan. Ia harus terus berlatih baik dari segi teknik maupun dari kekuatan fisik. Lari. Tiap hari ia harus berlatih dengan jalan jongkok sepanjang 100 meter sebanyak 5 kali. Teknik yang bagus sampai angkat beban 50 kg. “Fisik memang faktor utama, selain teknik. Biasanya setiap malam latihan di Sasana Lindu Aji Ngaliyan,” tambahnya.