EKONOMIFeatured

Anggur Melimpah, Pedagang Buka Lapak di Trotoar

×

Anggur Melimpah, Pedagang Buka Lapak di Trotoar

Sebarkan artikel ini

“Ya, musim kemarau biasanya anggur lagi melimpah, saya sengaja menjual dengan harga murah, karena jika tidak cepat untuk dijual takutnya malah busuk dan nanti bakal rugi, pelanggan pun tidak ingin membeli,” paparnya.

Buah anggur yang ia jajakan di pinggir jalan, ternyata dipasok dari Jakarta. Terkadang jika belum habis, sudah dikirim lagi. Kondisi itu menyebabkan stok menumpuk. Sedangkan dalam satu hari jika ramai pembeli, sebanyak 50 kilogram buah anggur bisa terjual. Tetapi sekarang setelah banyak saingan, sehari hanya mampu menghabiskan sampai 30 kilogram saja.

Bank bjb Tandamata

“Sudah banyak saingannya sih sekarang, awalnya hanya dua gerobak saja yang jual anggur murah, tetapi sekarang lebih dari lima gerobak yang jual anggur murah,”paparnya.Mereka yang berjualan ternyata masih ada ikatan saudara dengan Basir. “Jadi mau tidak mau harus berbagi rezeki,”terangnya.

Anggur yang dijual pedagang di trotoar Jalan KH. Ahmad Sanusi ini juga masih segar. Sehingga tidak ada salahnya bagi konsumen yang sedang mencari buah anggur, bisa mampir untuk mencoba dan membelinya ketika melintas di jalan tersebut.

Tuti Hidayani (28), salah satu pembeli buah anggur mengaku tergiur dengan harga yang murah dan kualitas buah pun masih segar.”Saya mampir dulu untuk membeli buah anggur murah, awalnya saya juga aneh murah sekali harganya, tetapi kualitas buahnya pun masih segar,”kata Tuti yang waktu itu membeli sampai 4 kilogram.

Anggur yang dibelinya itu rencananya bakal dibagikan lagi ke tetangga. “Senang murah banget harganya, kan kalau buah anggur lagi mahal harganya lumayan bisa mencapai Rp80 ribu hingga 100 ribu per kilogramnya,”singkatnya. (*/d)