Bertepatan dengan hari kasih sayang, 14 Februari, akhirnya film Black Panther yang telah dinanti-nanti sejak setahun lalu akan segera tayang di Indonesia. Sekaligus, akan menjadi pembuka dari deretan film dari Marvel Cinematic Universe.
Tentunya, bagi para pecinta film Marvel, tidak sabar menantikan kehadiran Black Panther karena film ini akan mengisyaratkan letak dari Infinity Stone terakhir menjelang rilisnya Avengers: Infinity Wars.
Black Panther yang diperankan Chadwick Boseman pertama kali muncul dalam Captain America: Civil War. Dia mampu dengan baik memerankan T’Challa dan membuat para penggemar tidak sabar menunggu film solo perdananya.
Dalam film ini, T’Challa akan melawan Erik Killmonger yang diperankan oleh Michael B. Jordan. Dalam trailernya, Erik Killmonger akan berusaha menjatuhkan T’Challa selaku Raja Wakanda yang sah.
Sebagaimana diketahui, dalam akhir film Captain America: Civil War, T’Challa kembali ke kampung halamannya di Wakanda setelah ayahnya meninggal dunia guna mempersiapkan diri menjadi raja selanjutnya.
Tetapi, ternyata dia juga harus menghadapi konflik yang mempertaruhkan nasib rakyat Wakanda dan umat manusia di seluruh dunia.
Ryan Coogler, yang sebelumnya menyutradarai Creed, akan mengarahkan film ini. Rencananya, Black Panther akan tayang pada 16 Februari 2018 di Amerika Serikat (AS) dan 14 Februari di Indonesia. Lupita Nyong’o, Martin Freeman, Angela Bassett, dan Forest Whitaker pun turut bergabung dalam film ini.
Dilansir dari variety.com, Ryan Coogler mengatakan bahwa film superhero garapannya kali ini akan berbeda. Sebab, hampir semua pemerannya berkulit gelap.
“Black Panther adalah jenis film komik yang sangat berbeda, yang memiliki sentuhan Afrocentric yang dengan bangga menampilkan pemeran yang hampir semuanya berkulit hitam,” ungkapnya.
(yln/JPC)



