EKONOMI

OP Tak Mempan Turunkan Harga Beras

×

OP Tak Mempan Turunkan Harga Beras

Sebarkan artikel ini

“Memang sudah jadi hal biasa di awal tahun beras terus naik, tapi hal ini tentunya menurunkan jumlah penjualan, jadi tidak maksimal,”ungkap Noneng kepada Radar Sukabumi, kemarin (30/1).

Kendati demikian lanjut Noneng, kenaikan harga tersebut tidak berdapak terhadap para pembeli. Sebab, beras merupakan kebutuhan pokok. Namun, konsumen mengurangi jumlah pembeliannya.

Bank bjb Tandamata

“Misalnya, konsumen yang biasanya membeli beras lima liter sekarang jadi tiga liter. Ya apabila beras mahal pedagang juga dapet untungnya sedikit dong,”tuturnya.

Dirinya ingin pemerintah segera menyikapi lonjakan harga beras tersebut. Sehingga penjualan bisa kembali normal dan tidak memberatkan masyarakat.
“Saya harap pemerintah bisa kembali menstabilkan harga beras ini, agar penjualannya juga kembali normal,” harapnya.

Sementara itu, salah seorang pembeli beras, Risnawati (38) mengatakan, kenaikan harga ini tentunya sangat memberatkan. Tetapi, ia menyiasati dengan mengurangi pembelian beras tersebut.

“Mau bagaimana lagi, beraskan menjadi salah satu kebutuhan pokok. Jadi saya menguranginya, biasa membeli lima liter, sekarang dikurangi menjadi dua liter sampai empat liter saja abis mahal begini kan kita juga harus beli lauknya juga belum biaya sekolah,” pungkasnya.

(Cr16/t)