Terkena Penyakit, Ini Doa Memohon Untuk Kesembuhan

Doa memohon kesembuhan kepada
Doa memohon kesembuhan kepada Allah SWT-Visual Karsa-Unsplash

JAKARTA — Setiap manusia pasti mendapat berbagai ujian. Salah satunya adalah penyakit yang tengah diderita seseorang. Sebagai orang muslim meyakini penyakit yang diderita tak datang kecuali dengan kehendak Allah SWT, sebagai salah satu faktor ujian-Nya.

Bakteri dan virus yang Allah SWT ciptakan menjadi ujian bagi makhluk yang bernyawa, terkhusus manusia. Virus dan bakteri jahat dapat hinggap di makanan dan minuman, sehingga menyebabkan seseorang jatuh sakit.

Saat momen inilah kita diuji. Pertama kali adalah bagaimana kita berprasangka terhadap Allah SWT dengan penyakit yang diderita. Setiap muslim harus senantiasa berprasangka baik terhadap Allah SWT. Masa-masa sulit diuji dengan penyakit itu tidak membuatnya kehilangan iman kepada Allah.

Dalam melewati ujian sakit, kita dianjurkan berikhtiar periksa ke dokter untuk mendapatkan obat, beristirahat, dan menjaga pola makan, dan tidak panic, namun rupanya itu saja kurang cukup, sebab semua kesembuhan datangnya hanya dari Allah SWT.

Pada zaman Nabi Muhammad SAW, Rasulullah sendiri memiliki amalan atau doa yang rutin dibaca untuk meminta perlindungan kepada Allah agar keluarganya senantiasa diberi kesehatan. Doa ini juga dibacakan beliau saat menjenguk orang yang sakit supaya lekas sembuh. Berikut bacaan doanya :

“Allahumma rabbanasi adzhibil ba’sa wasy fihu. Wa antas Syaafi, laa syifaa-a illa syifaauka, syifaa-an laa yughadiru saqomaa”

“Ya Allah, Rabb manusia, hilangkanlah kesusahan dan berilah dia kesembuhan, Engkau Zat Yang Maha Menyembuhkan. Tidak ada kesembuhan kecuali kesembuhan dari-Mu, kesembuhan yang tidak meninggalkan penyakit lain” (HR Bukhari dan Muslim).

Doa di atas dapat kita amalkan saat kita sendiri yang sakit. Adapun pada alternatif doa lainnya untuk memohon kesembuhan dikisahkan Abu ‘Abdillah ‘Utsman bin Abil ‘Ashradhiyallahu ‘anhu, dia pernah mengadukan kepada Rasulullah SAW tentang rasa sakit yang ada pada dirinya.

Rasulullah pun menjawab kepadanya “Letakkanlah tanganmu di atas tempat yang sakit dari tubuhmu, lalu bacalah “Bismillah” sebanyak tiga kali

Dilanjutkan membaca sebanyak tujuh kali: A’uudzu bi ‘izzatillahi wa qudratihi min syarri maa ajidu wa uhaadziru, Artinya:

“Aku berlindung dengan keperkasaan Allah dan kekuasaan-Nya, dari kejelekan yang aku rasakan dan yang aku khawatirkan” (HR. Muslim).

Sedangkan untuk membentengi diri agar dijauhkan dari wabah penyakit dan segala bentuk musibah atau bahaya kita bisa membaca doa

Bismillahilladzi laa yadhurru ma’asmihi syai’un fil ardhi wa la fis samaa’i wahuwas sami’ul alim, Artinya : “Dengan menyebut nama Allah yang bersama nama-Nya sesuatu itu tidak berbahaya di bumi dan di langit. Dan Dia Maha Mendengar lagi Mengetahui.”

Ada juga do’a yang diajarkan dan diamalkan oleh Nabi Ayub AS. Sebagaimana diketahui, Nabi Ayub AS adalah utusan Allah yang memiliki ketabahan luar biasa saat diuji dengan penyakit berat. Ketika berusia 51 tahun, Nabi Ayub diberi cobaan oleh Allah dengan penyakit kulit. Kulit sang nabi mengeluarkan nanah hingga rambutnya pun rontok. Ini membuat banyak orang menjauhinya. Meski demikian, beliau selalu sabar dan tidak henti-hentinya meminta kesembuhan kepada Allah SWT. Berikut ini adalah doa yang dipanjatkan Nabi Ayub:

Robbi innii massaniyadh-dhurru wa anta arhamur-roohimiin

“Ya Allah, sesungguhnya aku telah ditimpa penyakit, dan Engkau adalah Tuhan yang maha Penyayang di antara semua penyayang.”

Pos terkait

Tinggalkan Balasan