Keputihan Tidak Boleh Dipandang Sepele, Bisa Disebabkan Kanker Serviks

dr. Yudi Andriansyah Eka, Sp.OG (K) Onk
dr. Yudi Andriansyah Eka, Sp.OG (K) Onk

BOGOR Keputihan jadi fenomena yang acap diderita oleh kaum hawa. Meski wajar terjadi namun keputihan tak boleh diabaikan dan perlu disikapi hati-hati sebab bisa menjadi tanda adanya penyakit lain seperti kanker serviks.

Dokter Spesialis Kebidanan dan Kandungan Mayapada Hospital Bogor BMC, dr Yudi Andiansyah Eka, Sp.OG (K) Onk menjelaskan keputihan merupakan kondisi ketika cairan bening dan kental keluar dari alat reproduksi wanita. Biasanya terjadi saat sebelum dan setelah menstruasi.

“Sebenarnya keputihan merupakan proses normal yang dialami oleh para wanita. Namun ada pula yang harus diwaspadai bahkan membutuhkan pertolongan dokter,” ucapnya.

Ia mengatakan keputihan yang normal biasanya berwarna bening dan tidak berbau. Sedangkan keputihan yang tidak normal berwarna kuning atau abu-abu serta mengeluarkan bau yang kurang sedap disertai rasa gatal di area kewanitaan.

Keputihan disebabkan oleh beberapa hal seperti, kurang menjaga kebersihan, pemakaian kontrasepsi, penggunaan sabun yang mengandung wewangian untuk vagina. Kebiasaan inilah yang mengakibatkan infeksi oleh bakteri, jamur serta virus. “Kebiasaan ini bisa merusak sistem reproduksi wanita dan menghilangkan kesempatan bereproduksi jika tidak segera diatasi,” jelasnya.

Ia mengatakan, keputihan bukan merupakan hal yang sepele, sehingga para penderitanya perlu melakukan pemeriksaan lebih lanjut agar dapat diterapi mencegah kerusakan organ reproduksi.

“Jadi keputihan ini bukan suatu hal yang sepele. Awalnya infeksi pada organ vagina, berlanjut menyebar ke servik atau mulut rahim, bila dibiarkan masuk rongga rahim hingga infeksi rongga panggul. Kalau ada gejala keputihan yg abnormal, harus segera memeriksakan diri, agar fungsi organ kewanitaan tetap terjaga kesehatannya,” ujar dokter Yudi.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *