EKONOMI

Buwas Minta BantuanTNI dan Polri *Soal Pendistribusian Bahan Pokok Kesejumlah Daerah

×

Buwas Minta BantuanTNI dan Polri *Soal Pendistribusian Bahan Pokok Kesejumlah Daerah

Sebarkan artikel ini

Daging kerbau impor yang didistribusikan sudah melalui persyaratan yang ketat dan jaminan halal dari Majelis Ulama Indonesia (MUI). “MUI sendiri sudah melihat tempat pemotongan dan pembuatan kemasan daging ini,” jelasnya.

Daging kerbau impor itu juga akan secara terus menerus disuplai sesuai dengan kebutuhan. Bulog sendiri, kata Buwas, memiliki stok tidak kurang dari 32 ribu ton daging kerbau. Untuk beras, sejauh ini juga masih aman.

Bank bjb Tandamata

Bulog memiliki total 1,2 juta ton beras cadangan. Sekitar 984 ribu ton di antaranya didapatkan dari penyerapan beras lokal dari petani. Sisanya adalah stok lama yang dimiliki Bulog.

“Tapi stok yang lama nanti akan kita disposal (buang) kalau kualitasnya sudah menurun,” jelasnya. Untuk impor beras 500 ribu ton, Buwas mengatakan saat ini Bulog belum menerimanya. Karena stok di dalam negeri masih mencukupi.

Beras impor tersebut masih berada di luar negeri. Akan didatangkan berdasarkan penugasan dari pemerintah, juga kebutuhan pasar. “Kalau stok menipis, baru kita datangkan. Butuh 100 ribu ton, ya kita datangkan 100 ribu ton,” katanya.

Sehingga, para petani maupun produsen beras tidak perlu menghawatirkan beras impor tersebut. Buwas menjamin, selama tidak dibutuhkan, beras-beras itu masih akan menjadi cadangan pemerintah. Tidak akan beredar di pasaran.