BPJAMSOSTEK Sukabumi Kembali Serahkan Santunan kepada Ahli Waris Peserta hingga Rp220 Juta

PENYERAHAN SIMBOLIS: Kepala BPJAMSOSTEK Sukabumi Oki Widya Gandha saat menyerahkan secara simbolis santunan kepada ahli waris karyawan PT Glostar Indonesia 2 yang meninggal akibat gempa bumi Cianjur di Kantor Glostar Indonesia 2. FOTO: ISTIMEWA

SUKABUMI – Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan atau biasa dipanggil BPJAMSOSTEK kembali menyerahkan santunan kepada peserta yang meninggal dunia karena musibah gempa bumi Kabupaten Cianjur di Kantor Glostar Indonesia 2.

Pekerja atas nama Eka Susilawati yang terdaftar sebagai peserta aktif di Glostar Indonesia 2 berhak mendapatkan santunan dari BPJAMSOSTEK dengan total santunan sebesar Rp220.067.804

Almarhumah Eka Susilawati menjadi salah satu korban gempa Cianjur yang terjadi pada Senin (21/11) lalu. Saat gempa, ia diketahui sedang berada di dalam rumahnya yang beralamat di Kampung Kuta, Kelurahan Mangunkerta, Kecamatan Cugenang, Kabupaten Cianjur.

Penyerahan secara simbolis dilakukan oleh Kepala BPJAMSOSTEK Sukabumi Oky Widya Gandha kepada ahli waris yang disaksikan oleh Pimpinan dari Glostar Indonesia 2.

Oki Widya Gandha mengatakan, pihaknya bergerak cepat berkoordinasi dengan semua pihak untuk mencari info jika ada peserta BPJAMSOSTEK yang menjadi korban saat gempa terjadi.

“Kami pastikan semua hak-hak pekerja yang mengalami resiko menerima santunan sesuai dengan hak nya tanpa ada satu rupiah pun yang dikurangi,” ucapnya

Oky pun turut menghaturkan rasa duka cita atas meninggalnya salah satu pekerja dari Glostar Indonesia 2. “Semoga dengan santunan yang diberikan ini bisa membantu pihak keluarga atau ahli waris bisa melanjutkan kegiatan perekonomian untuk memenuhi kebutuhan atau membuka usaha serta melanjutkan pendidikan bagi anak-anaknya,” ucapnya.

Sementara itu, Uki sebagai ahli waris berhak menerima santunan Jaminan Hari Tua (JHT) sebesar Rp19.704.504, santunan Jaminan Kematian (JKM) sebesar Rp42.000.000, santunan Jaminan Pensiun sebesar Rp363.300 per bulan dan beasiswa untuk dua orang anak maksimal Rp 158.000.000.

“Ini sebagai bentuk negara hadir kepada para pekerja untuk memberikan perlindungan jaminan sosial ketika resiko apapun terjadi jika menjadi peserta aktif BPJAMSOTEK maka semua hak-hak nya akan kami berikan,” tutupnya. (izo)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *