Saat ini, negara yang dipimpin Kim Jong-un itu melunak. Mereka mengaktifkan lagi komunikasi yang menghubungkan Korut dan Korea Selatan (Korsel).
Agustus lalu, sambungan telepon itu dimatikan Korut. Namun, kemarin ia sudah bisa dipakai lagi.
Langkah tersebut diambil beberapa hari setelah Jong-un menyatakan siap membuka komunikasi, sebagai tawaran rekonsiliasi bersyarat. Salah satunya adalah sikap Korsel terhadap pemerintah Korut.
”Dengan pulihnya jalur komunikasi Korea Selatan-Utara, pemerintah mengevaluasi bahwa landasan untuk memulihkan hubungan antar-Korea telah tersedia.” Demikian pernyataan Kementerian Unifikasi Korsel, seperti dikutip BBC.






