Saat pencarian korban laka sungai Cikaso yang terjadi pada 2017 lalu, lanjut Okih, korban telah meninggal saat tenggelam karena ketarik oleh pusaran air dari curug hingga korban tidak bisa kembali kepermukaan karena terjepit oleh bebatuan.
“Besar kemungkinan korban yang saat ini, hilang setelah tenggelam karena ketarik pusaran air curug sehingga korban tidak bisa kembali,”terangnya.
Apalagi, di dalam curug terdapat unsur bebatuan dengan kedalaman air sekitar 3 meter. Sementara di pinggiran curug hanya memiliki kedalam sekitar dua meter. Untuk itu, hari ini(17/2) rencananya Sarda Kabupaten Sukabumi akan melakukan penyisiran ke tengah curug dengan menggunakan perhu karet.
“Ya kami akan melanjutkan pencarian hari ini, sedangkan untuk di titik tertentu akan dilakukan penyelaman secara manual,”pungkasnya. (Cr13/e)



