BERITA UTAMAKABUPATEN SUKABUMI

Wisatawan Asal Jateng Hilang Digulung Ombak Cisolok Sukabumi

SUKABUMI – Pantai Selatan Sukabumi, kembali memakan korban jiwa. Kali ini, seorang wisatawan dikabarkan telah menghilang setelah digulung ombak pantai Kapitol, Desa Karang Papak, Kecamatan Cisolok, Minggu (5/7) sekitar pukul 13.00 WIB.

Ketua Tim Search And Rescue Daerah (SARDA) Kabupaten Sukabumi, Okih Pajri Assidiq mengatakan, berdasarkan keterangan petugas di lapangan, korban yang diketahui bernama Sholeh Supartho (20) asal warga Kalangan, RT 01/10, Desa Kalangan, Kecamatan Pedan, Provinsi Jawa Tengah ini, telah dikabarkan menghilang saat ia bersama temannya yang bernama Paisal Pratama (25) warga Kebun Bambu, RT 02/04, Desa, Kebalen,  Kecamatan Babelan , tengah bermain air di pantai Kapitol, Desa Karang Papak, Kecamatan Cisolok.

“Jadi korban ini, sengaja datang bersama dengan teman-temannya ke pantai Selatan Sukabumi, tepatnya di pantai Kapitol, Desa Karang Papak, Kecamatan Cisolok, dengan tujuan untuk berwisata.

Namun, sekitar pukul 13.00 WIB, tiba-tiba korban terbawa arus hingga tergulung ombak saat bermain air di pantai tersebut,” jelas Okih kepada Radar Sukabumi, Minggu (5/7).

Saat bermain air di pantai tersebut, sambung Okih, korban bersama seorang temannya terbawa arus pantai Kapitol, Desa Karang Papak, Kecamatan Cisolok.

Namun, korban atas nama Paisal berhasil menyelamatikan diri dari gelombang ombak pantai tersebut.

“Jadi, korban laka laut ini, ada dua orang. Satu wisatawan berhasil menyelamatkan diri, tetapi satu korban lagi atas nama Sholeh belum ditemukan,” paparnya.

Pihaknya menambahkan, teman korban yang berhasil menyelamatkan diri dari arus pantai Selatan Sukabumi, langsung di bawa ke Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Cisolok untuk mendapatkan tindakan medis.

“Alhamdulillah, sekarang kondisi kesehatannya sudah berangsur membaik. Hanya saja, ia merasa shok karena tenggelam di pantai itu,” ujarnya.

Kini petugas gabungan tengah berupaya maksimal untuk menemukan satu korban yang dikabarkan menghilang setelah tergulung ombak pantai tersebut.

“Saya sudah memberikan perintah kepada tim untuk datang ke Tempat Kejadian Musibah (TKM) untuk melakukan assesment.

Sementara untuk proses pencarian, kita tengah melakukan penyisiran awal di darat darat dan pantai seputar TKM. Namun, hingga saat ini belum juga ditemukan,” pungkasnya. (Den)

Tags
loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button