Hal serupa dikatakan warga lainnya, Irwandi (37). Dia mengatakan, aksi tanam pohon pisang di jalan meruapakan salah satu bentuk protes masyarakat setempat kepada yang lambat dalam merespons keluhan warganya. “Jadi saking kecewanya warga di sini secara spontan menanam pohon pisang sekitar 20 tangkai di sepanjang jalan rusak itu,” katanya.
Dia mengaku sudah berulangkali meminta kepada Pemerintah Desa Sukalarang hingga Pemerintah Kecamatan Sukalarang, untuk membantu menyampaikan aspirasinya kepada pemerintah daerah Kabupaten Sukabumi, terkait jalan rusak tersebut. Namun, ironisnya sudah bertahun-tahun harapan warga tersebut belum mendapatkan respon yang baik dari pemerintah daerah Kabupaten Sukabumi.
“Makanya, warga di sini kompak dan langsung turun ke jalan untuk bersama-sama menanam puluhan pohon pisang di ruas jalan rusak itu dengan harapan pemerintah dapat segera mendengar dan memperbaiki jalan rusak itu,” pungkasnya. (Den/t)






