Ia menambahkan, warga sudah berulang kali melaporkan kondisi trouble tersebut kepada PT PLN Rayon Cibadak. Namun menurutnya, pihak PLN hanya sebatas mengontrol saja. “Sudah dilaporkan, namun hanya sebatas kontrol ke lokasi saja tanpa ada tindakan. Sehingga permaslahan trouble selalu terjadi sampai sekarang,” imbuhnya.
Sementara itu, Supervisor Tekhnik UPJ PT PLN Rayon Cibadak, Iwan Setiadi membatah soal petugas PLN yang turun ke lokasi hanya sebatas mengecek saja. “Sebenarnya sudah ada perbaikan dari PLN. Namun jika trouble ini dikaitkan dengan perusahaan peternakan ayam, itu tidak tepat. Besar kemungkinan trouble terjadi karena adanya pembebanan dari jaringan listrik,” katanya.
Untuk itu, PT PLN Rayon Cibadak berencana akan menarik kembali jaringan listrik yang didistribusikan ke perusahaan peternakan ayam tersebut. “Jadi aliran listrik ke warga di tiga kampung itu, jaringannya bergabung dengan perusahaan peternakan ayam. Intinya, jaringan listrik untuk pelanggan umum dengan jaringan listrik ke perusahaan peternakan ayam, nantinya akan dipisah. Kami akan membangun jaringan baru,” jelasnya.
Saat ini, petugas PT PLN Rayon Cibadak akan melakukan peninjauan ke lokasi untuk memastikan terlebih dahulu penyebab terjadinya trouble tersebut. “Nanti, akan ada tim teknik PLN bagian eksekusi untuk menyelesaikan permasalahan ini. Memang, gangguan trouble tersebut, sudah terjadi selama tiga hari. Kemungkinan tiga hari mendatang, jaringan listrik akan kembali normal,” pungkasnya.
(Den/t)




