Hingga saat ini, vaksinasi tahap pertama dosis pertama sudah mencapai 72,23 persen atau 4265 orang, dan dosis kedua baru mencapai 31,89 persen atau 1883 orang. Adapaun sasaran vaksin yang ditunda pada tahap pertama mencapai 1752 orang.
“Ada yang ditunda kan, misalnya pada tahap pertama dosis pertama tidak bisa jadi di alihkan ke dosis kedua, sehingga belum semuanya,” pungkasnya. (upi/d)






