Lebih detail, legislator Dapil Jabar IV (Kota dan Kabupaten Sukabumi) membeberkan bahwa target pertumbuhan ekonomi pada kuartal II-2021 sebesar 7,1 persen hingga 8,3 persen bisa dimaklumi bila tidak tercapai. Bahkan target pertumbuhan ekonomi 2021 sebesar 4,5 persen hingga 5,3 persen sebaiknya juga direvisi.
“Kita tidak perlu memaksakan pertumbuhan ekonomi harus tinggi. Saat ini keselamatan rakyat lebih penting. Segala sumber daya sebaiknya direalokasi untuk penanganan Covid-19. Percepatan vaksinasi mutlak dilakukan untuk menjangkau seluruh rakyat,” ungkapnya.
Heri juga menyebut dengan adanya penambahan dana PEN 2021 maka anggaran kesehatan dan perlindungan sosial harus dipertimbangkan pula. Sebab beberapa rumah sakit sudah over bahkan antrean waiting list yang terus bertambah.
Dia juga mengatakan bahwa rakyat yang terpapar harus segera diselamatkan semaksimal mungkin. Menteri Keuangan hendaknya memprioritaskan pembayaran tagihan-tagihan rumah sakit agar penanganan pasien terpapar Covid-19 bisa dilakukan sebaik mungkin.
Selain itu, dibutuhkan partisipasi seluruh elemen bangsa agar Covid-19 ini cepat berlalu. Sudah seharusnya rakyat mendukung PPKM Darurat yang akan berlaku 3-20 Juli 2021 dengan tetap mematuhi protokol kesehatan.
“Pemerintah sudah all out, tetapi sebagian masyarakat relatif belum menganggap Covid-19 ini berbahaya. Tentunya peningkatan kesadaran masyarakat untuk menaati protokol kesehatan menjadi sangat krusial,” pungkas Hergun. (izo)






