Lanjut Iptu Hartono, JF yang merupakan warga Bogor, menjadi satu-satunya terduga pelaku yang telah diamankan sejauh ini. Meski demikian, polisi hingga saat ini masih membuka kemungkinan adanya keterlibatan pihak lain dalam peristiwa tersebut.
“Sejumlah barang bukti telah kami amankan, termasuk senjata api, peluru, dan perlengkapan berburu lainnya. Pemeriksaan masih terus berjalan untuk memastikan semua fakta dan pihak yang terlibat,” tuturnya.
Pihak kepolisian kata Iptu Hartono menegaskan akan mengusut kasus ini hingga tuntas guna memberikan keadilan bagi keluarga korban. Mereka juga menghimbau masyarakat agar lebih waspada terhadap aktivitas perburuan liar yang berpotensi membahayakan keselamatan orang lain.
“Kami akan sampaikan informasi lanjutan setelah seluruh proses pemeriksaan rampung,” tutup Hartono.
Diberitakan sebelumnya, seorang petani bernama Otib (60), yang diduga tewas akibat peluru nyasar saat berada di saung huma kawasan lahan Perhutani Cisujen Blok 10, Desa Sumberjaya, Kecamatan Tegalbuleud, Kabupaten Sukabumi.
Korban yang merupakan warga Kampung Cipancur, Desa Kademangan, Kecamatan Surade, Kabupaten Sukabumi ini, telah menjalani proses autopsi di RSUD R Syamsudin SH Kota Sukabumi setelah sebelumnya sempat dirawat di RSUD Jampangkulon. (ndi/d)




