BERITA UTAMAKABUPATEN SUKABUMI

Tidak Ada Biaya Memadai, Balawisata dan Lifeguard Ancam Mogok Tugas

Padahal selama ini, lanjut Usup, Balawista membantu pemerintah daerah dalam menangani keselamatan wisatawan di sepanjang Teluk Palabuhanratu. Namun sampai saat ini terkesan tidak ada dukungan kebijakan yang jelas dari Dinas Pariwisata kepada Balawista.

” Kami di sini hanya ingin bisa berkomunikasi dengan baik dengan adanya dukungan kebijakan pemerintah setempat, untuk mempermudah dan memperjelas tugas kami, dalam menjalankan tugas secara profesional,” ucapnya.

Bahkan lanjut Usup, selama ini, tak ada dukungan dana operasional dari Pemda Kabupaten Sukabumi kepada Balawista Palabuhanratu. Seharusnya bagi profesi
lifeguard yang bekerja dengan mempertaruhkan nyawa ada bantua oprasional bahkan jaminan kesehatan dan kecelakaan dari Pemda.

“Kita selama ini bekerja dengan iklas, tapi anggota banyak yang kewajiban beban hidup, untuk itu sudah sepantasnya ada sedikit bantuan dukungan dari sisi pembiayaan oprasional,”ungkapnya.

Ketua DPC Benteng Aktivis Sukabumi Beraatu (BASB) Sukabumi Firman Hidayat mendukung aksi yang akan dilakukan Balawista palabuhanratu. Sebab harus ada kejelasan mengenai sistem kerjanya dengan Dinas Pariwisata. Apalagi kerja Balawista ini menyangkut dengan nyawa.

” Jangan hanya bekerja dan terkesan ajang pemanfaatan saja, sedangkan perhatiannya tidak ada kepada Balawista,” bebernya.

Hal ini, menurutnya harus segera mendapat respon dari dinas Pariwisata. Sebab apabila tidak kepeduliaj, akan berdampak kepada para pengunjung pantai. Baik di Ujung Genteng, Palabuhanratu hingga Cibangban.

“Ini PR untuk Bupati dan Dinas Pariwisata supaya lebih memerhatikan yang lain. Seharunya untuk kepentingan umum Di dahulukan, Jangan yg tidak penting didahulukan
” pungkasnya.

Sementara itu, Anggota DPRD Kabupaten Sukabumi, Badri Suhendi
ketika dihubungimengatakan,seharusnya Dinas Pariwisata bisa segera mengatasi masalah ini ,karena bisa berdampak kepada pengembangan wisatawan di kabupaten sukabumi,Apalagi tuntutan yang diinginkan Balawista merupakan hal yang masuk dalam kewajaran dan menututnya tidak berlebihan.

” Yang saya ketahui curhatan Balawista menurut saya tidak ada yang harus dipersulit, seharus bisa secepatnya dapat diatasi dan dipasiliatasi,” katanya.

Bila pemerintah kususnya Dinas Pariwisata sulit untuk membantu, maka DPRD Kabupaten Sukabumi siap untuk memfasilitasi pertemuan antara Dinas dan Balawista.

” Kami siap mempasilitasi bersama komisi IV,agar permasalahan ini bisa segera bisa diperhatikan dengan cepat. Apalagi menjelang liburan tahun baru 2019, peran Balawista sangat dibutuhkan untuk menjaga kenyamanan dan keselamatan wisatawan,” pungkasnya.

Dihubungi terpisah Kepala Dinas Pariwisata mengaku belum menerima laporan bahawa ratusan anggota Balawista akan menarik tim nya untuk ikut menjaga keselamatan mejelang libut natal dan tahun baru.

“Kata siapa itu, saya belum mendapatkan kabar, maaf saya lagi ada acara dulu,”singkatnya.(cr1)

Laman sebelumnya 1 2 3
Tags
loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button