BERITA UTAMAKABUPATEN SUKABUMI

Tidak Ada Biaya Memadai, Balawisata dan Lifeguard Ancam Mogok Tugas

Asep menjelaskan, lifeguard Balawisata Kabupaten Sukabumi adalah orang-orang yang memiliki kapasitas untuk melakukan prosedur keselamatan wisata. Sayangnya, profesi tersebut belum sepenuhnya mendapat penghargaan dari Pemerintah Kabupaten.

“Dan hasil rapat koordinasi untuk pengamanan libur sekolah, natal dan tahun baru kali ini Balawista tidak dapat anggaran operasional dari Pemerintah, alasan pasti nya juga ga jelas,”katanya.

Penarikan petugas lifeguard bisa dibilang keterpaksaan. Bukannya tak mau ikut menjamin keamanan wisata pantai. Tapi para lifeguard punya anggota keluarga yang kebutuhan dasarnya harus dipenuhi.

“Ya terpaksa mereka menarik mundur dengan sendirinya, mereka memilih tuh berdagang atau lainya,”katanya.

Sementara itu Kepala Instruktur Balawista Kabupaten Sukabumi, Usup Supriatna membenarkan adanya rencana mogok tugas tersebut. Dari 104 orang disebar ke 18 pos pengamanan pantai lifeguard di sepanjang pantai Kabupaten Sukabumi sudah saling berkoordinasi.

“Apabila tidak di tunjang oprasional, terpaksa, Balawista tidak akan bertugas. Sebab selama ini, Dinas Pariwisata terkesan menempatkan Balawista Palabuhanratu sebagai beban, bukan mitra dalam pembangunan kepariwisataan daerah di Kabupaten Sukabumi.”jelasnya.

Laman sebelumnya 1 2 3Laman berikutnya
Tags
loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button