Korban yang tidak siap akhirnya tersungkur bersimbah darah. Aidah yang melihat langsung kejadian itu berteriak minta tolong kepada warga sekitar. Tapi warga yang kaget dengan kejadian tersebut tak ada yang berani mendekati titik kejadian. Aidah lalu menyetop angkot dan membawa suaminya ke RS Betha Medika yang berada sekitar satu kilometer dari lokasi kejadian.
Namun di rumah sakit itu, paramedis menolak menerima korban dengan alasan peralatan yang dimiliki tidak memadai. Kemudian korban dibawa ke RS R. Syamsuddin. Tapi di tengah perjalanan, korban yang kehabisan darah, menghembuskan nafas terakhirnya.
Sementara itu menurut Kanit Reskrim Polsek Cisaat AKP Maulana Arif, polisi sudah mengantongi identitas pelaku, Bahkan sampai saat ini pihaknya masih melakukan pengejaran terhadap pelaku. “Saat ini kami sedang mengejarnya,”tegasnya.






