“Iya, warga lebih memilih untuk tinggal di tenda-tenda yang mereka buat yang lokasinya dekat rumahnya dengan alasan karena faktor keamanan,” paparnya.
Pihaknya menambahkan, jumlah kerusakan rumah akibat gempa Cianjur yang ada di wilayah desa yang tengah dipimpinnya itu, terdapat 134 unit rumah mengalami kerusakan berat, delapan unit rumah rusak sedang dan 12 rumah diantaranya mengalami rusak ringan.
“Data ini, hanya sememtara, kemungkinan akan terus bertambah. Mengingat gempa susulan masih terus terjadi,” pungkasnya. (den/d)






