Sementara, pekerjaanya dilanjutkan oleh Andri (45). Selang beberapa waktu, Andri yang sudah berada di dalam sumur meminta tolong kepada Anwar dan anwarpun langsung turun ke dalam sumur hendak membantu temannya.
Naas, ke duanya malah terjebak dalam sumur. “Sumur ini sudah hampir 10 tahun tidak digunakan. Nah, ketiga orang ini bermaksud untuk mengeruk sumur tersebut. Tapi sayangnya, kedua korban malah meninggal dan Ade berhasil diselamatkan,” jelas Madun.
Lanjut Madun, kini korban sudah dilakukan evakuasi di RSUD Sekarwangi untuk dilakuakan otopsi dan mengetahui penyebab kematian dua orang tersebut.
Sedangkan, Ade masih mendapatkan perawatan medis. “Kami belum bisa mengetahui dengan pasti kematian korban. Tapi, dugaan sementara akibatenghirup gas beracun. Kami masih mendalaminya,” tandasnya.
Sedangkan, Kasi Sapras Dinas Pemadam Kebakaran, Yudi Darmawan mengatakan, setelah mendapatkan laporan dari warga, ia bersama tim langsung meluncur dan melakukan evakuasi ketiga korban dan dilarikan ke RSUD Sekarwangi.
“Saat kita sampai dilokasi, dua orang masih terjebak didalam sumur. Kedua korban berhasil dievakuasi kurang lebih satu jam dengan keadaan meninggal dunia,” jelasnya.
Pihaknya menduga, sumur yang tertutup dan sudah lama tidak dipakai itu mengandung gas beracun. Sehingga, menyebabkan ketiga pekerja tersebut keracunan gas berbahaya.
“Alhamdulillah, kita dengan dibantu tim dan beberapa unsur relawan berhasil mengevakuasi semua korban. Saat ini, ketiganya sudah dibawa ke rumah sakit terdekat,” pungkasnya. (bam/d)






