Soal Pria Sukabumi Injak Kitab Suci Alquran Kemenag : Jangan Terprovokasi!

Salah satu tersangka penistaan kitab suci yang menginjak Alquran
TANGKAPAN LANYAR : Salah satu tersangka penistaan kitab suci yang menginjak Alquran. (foto : ist)

JAKARTA — Dirjen Bimas Kemenag, Kamaruddin menanggapi soal kasus seorang pria yang menginjak kitab suci Al-Quran di Kota Sukabumi. Dengan adanya kasus tersebut, Kamaruddin meminta kepada seluruh masyarakat Indonesia untuk tetap tenang.

Ia mengimbau agar masyarakat tidak mudah terprovokasi atas aksi yang sudah dilakukan oleh seorang pria tersebut. Terlebih pria berinisial DER yang ada di dalam video juga menantang umat muslim.

Bacaan Lainnya

“Ya, tentu tindakan tersebut sama sekali tidak bisa dibenarkan, tetapi kami mengimbau masyarakat agar tidak terprovokasi,” kata Kamaruddin, dikutip dari laman Disway pada Jumat, 6 Mei 2022.

Meski belum mengetahui motif asli dari sang pria, tetapi Kamaruddin merasa kecewa dengan tindakan yang pelaku lakukan. Akan tetapi Kamaruddin sudah menyerahkan sepenuhnya kasus tersebut agar bisa diselesaikan sebaik mungkin oleh pihak kepolisian.

“Kita belum tahu motifnya, apakah yang bersangkutan waras atau tidak, kita serahkan kepada yang berwenang untuk segera mengambil langkah produktif,” tuturnya.

“Tindakan seperti itu seharusnya tidak terjadi, sikap saling menghargai dan menghormati harus menjadi komitmen kita sebagai warga bangsa,” sambungnya.

Sebagaimana diketahui, Satuan Reskrim Polres Sukabumi Kota menangkap pasangan suami istri (pasutri) karena konten injak Al-Quran viral di media sosial. Polisi meringkus sang suami, DER (25) dan SR (24) saat keduanya tengah liburan di Pelabuhanratu, Kecamatan Warungkiara, Kabupaten Sukabumi.

Namun, ternyata video injak Al-Quran itu sebenarnya sudah direkam pada dua tahun yang lalu, tepatnya 2020. Pada saat itu DER disuruh oleh istrinya untuk menginjak kitab suci Al-Quran.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.