Siswa diwajibkan cek suhu tubuh oleh guru piket menggunakan thermogun, dan pemberian hand sanitizer. Jika ada suhu siswa yang melebihi 37,5 derajat celcius maka diarahkan untuk mengisi surat pernyataan akan diistirahatkan.
Sebelum masuk kelas siswa diwajibkan mencuci tangan, memperhatikan jarak aman, dan memperhatikan tempat duduk yang akan ditempati. Sesuai dengan ketentuan, siswa siswi yang akan melaksanakan uji coba belajar mengajar tatap muka sebanyak 25 persen atau sejumlah 12 siswa.
Selain siswa menggunakan masker, sebelum pembelajaran dimulai tempat duduk siswa harus berjalan 1,5 meter dan selama pandemi Covid-19 ini, siswa diwajibkan memakai alat tulisnya sendiri,
Saat jam istirahat siswa tetap berada di dalam kelas dan diawasi oleh guru. Waktu pulang siswa berdoa terlebih dahulu, sebelum meninggalkan kelas siswa dan diwajibkan menggunakan hansanitizer. Setelah sanpai di rumah pastikan anak mencuci tangan dan mengganti pakaian serta istirahat yang cukup. (cr1)






