SUKABUMI-Warganet group media sosial facebook Jampang Bersatu dan warganet lainnya dihebohkan dengan postingan foto bocah berusia sekira 12-14 tahun dalam kondisi mulut terlihat berdarah, seraya meringis menahan sakit dengan rambut si bocah sedang dijambak.
Postingan foto bocah yang diunggah kali pertama oleh pemilik akun Andri Setiawan itupun sontak menuai beragam komentar. Dominan, warganet mengecam dan menyesalkan isi postingan Andri Setiawan dan pihak yang diduga kuat sudah main hakim sendiri terhadap bocah tersebut.
Dalam keterangan postingannya, Andri Setiawan menulis jika bocah dengan kaos jersey bobotoh klub sepak bola Persib Bandung ini sudah melakukan pencurian di salah satu kios di Kampung Nagrak Desa Nagrak Sari Kecamatan Jampangkulon Kabupaten Sukabumi, sekira 27 menit lalu, Senin (20/11).
Dalam hitungan menit, postingan Andri Setiawan pun viral dan menyebar di sejumlah group medsos.
“Aduhh te teega ninggali na oge hayang cerik
Mun abdi aya didinya pasti ku saya langsng di ampihan .. insa allah anu ngagebugan eta budak sing aya babales na..,”ujar pemilik akun Rangga Febryan.
Namun, ada juga warganet bernama Hidayat Asep yang mencoba menjelaskan maksud lain postingan Andri Setiawan itu.
Hidayat Asep mengatakan jika yang memposting foto anak itu (Andri Setiawan-red), sebenarnya ingin memberitahukan kepada orangtua anak tersebut, dan Andri Setiawan sebetulnya sudah berusaha mengamankannya supaya bocah itu tidak dihakimi massa.
“Makana lamun maca postingan kudu ngarunut ti awal. Jadi teu salah paham. Yg posting memberitahukan siapa yg kenal kepada anak ini supaya di ambil sama kedua orangtuanya. Terus anu posting justru ngamankeun budak eta supaya ulah di hakimi masa..
Resiko di viralkeun aya dua kemungkinan. Ngaran Jampang bakal Kacoreng ku kalakuan anu ngagebugana. Anu kadua ngera2 urang jampang ku kalakuana. . Ceuk sayamah bahas we di internal jampangna. Da diviralkeunmah ujung2nga kana kagorengan.,”beber Hidayat Asep dalam komentarnya.
Namun, tak mesti menghitung jam. Postingan foto bocah yang diunggah Andri Setiawan itupun sudah hilang di group Jampang Bersatu.
Sampai berita ini dipublis, radarsukabumi.com masih berusaha mengkonfirmasi ke Polsek Jampangkulon dan Polres Kabupaten Sukabumi terkait kebenaran dugaan pencurian dan main hakim sendiri terhadap bocah tersebut. Begitupun dengan Andri Setiawan. Ia belum menjawab konfirmasi radarsukabumi.com terkait postingannya itu.(abihusna/radarsukabumi).





