BERITA UTAMAKOTA SUKABUMI

RSUD R Syamsudin SH Isolasi Dua Pasien Diduga Terpapar Virus Corona

×

RSUD R Syamsudin SH Isolasi Dua Pasien Diduga Terpapar Virus Corona

Sebarkan artikel ini

Sementara untuk data yang dikeluarkan oleh Dinas Kesehatan Kota Sukabumi dan RSUD Syamsudin SH terkait diduga terjangkit virus corona ini sampai Minggu (8/3) sebanyak 2 orang yang statusnya Pasien Dalam Pengawasan (PDP) dan 7 orang dalam status Orang Dalam Pemantauan (ODP), sedangkan 1 orang dinyatakan lulus ODP. Sementara untuk status confrim belum ada.

“ODP itu orang dalam pemantauan. Hanya ada riwayat perjalan luar negeri dan mengalami gejala batuk, pilek tanpa pneumonia. Sedangkan PDP yakni pasien dalam pengawasan dengan gejala, panas, batuk, pilek dengan pneumonia dan memiliki riwayat perjalan ke luar negeri dan kontak dengan penderita yang konfrim,” jelasnya.

Bank bjb Tandamata

Sebelumnya, Pemerintah Kota (Pemkot) Sukabumi telah menyediakan layanan call center penanganan korona. Langkah itu dilakukan untuk mempercepat penanganan seandainya ada warga yang mengalami gejala-gejala terpapar virus korona. ” Kalau ada yang mengalami batuk, flu, demam diiringi sesak nafas, dapat menghubungi layanan call center pada nomor 0800 1000 119,” ujar Fahmi

Pemkot Sukabumi juga menyiagakan petugas dan tim kesehatan. Mereka akan sigap menjemput warga apabila ada laporan terindikasi korona. Layanan ini akan selalu siaga selama 24 jam.

“Jadi, jika merasakan gejala-gejala seperti batuk, pilek, demam, dan sesak napas, langsung hubungi call center. Nanti ada tim khusus yang akan menjemput,” tegasnya.

Selain itu juga, lanjut Fahmi, Dinkes dan rumah sakit telah menyiapkan sarana dan tim medis serta ruangan khusus untuk penanganan di RSUD R Syamsudin SH seandainya ada orang yang diduga terpapar virus korona. “Insyaallah Pemkot Sukabumi siap mengantisipasi hal-hal tak diinginkan,” tegasnya.

Fahmi jugga berpesan kepada masyarakat agar tidak panik dan takut berlebihan. Sebaiknya warga bijak dalam menyikapi terkait permasalahan ini. “Jangan panik,” pungkasnya. (bal)