SUKABUMI, RADARSUKABUMI.com – Ada pemandangan yang tak lazim dalam pelaksanaan ibadah salat Jumat berjamaah di Masjid Agung Sukabumi hari ini. Yakni dilakukannya pengecekkan suhu tubuh seluruh jamaah sebelum memasuki area masjid.
Pengencekan suhu tubuh tersebut dalam rangka menjalankan protokol standar pencegahan virus corona atau COVID-19 di wilayah Kota Sukabumi. Dalam pantauan Radarsukabumi.com di lapangan, terdapat tiga petugas yang mengecek suhu tubuh jamaah satu persatu.
“Kepada para jamaah salat Jumat Masjid Agung Sukabumi kami akan melakukan pemeriksaan suhu tubuh terlebih dahulu sebelum memasuki area masjid. Ini merupakan protokol standar pencegahan virus COVID-19. Silakan mengantre. Mohon maaf atas ketidak nyamanannya,” kata petugas di depan pintu utama masjid, Jumat (20/3/2020)
Hasilnya, hampir semua jamaah memiliki suhu di bawah 37 derajat yang artinya normal. Sebab berdasarkan standarnya, suhu tubuh di atas 37 merupakan salah satu gejala dari virus corona.
Selain itu, para jamaah yang berjumlah lebih dari 400 orang tersebut diwajibkan untuk menggunakan hand sanitizer yang disediakan oleh pihak DKM seusai berwudu. Tak hanya itu, pengelola masjid juga menyediakan sabun cuci tangan di wastafel dan tempat wudu.
Hal lainnya, para jamaah pun diimbau untuk membawa sendiri sajadah atau alasa untuk bersujud. Ini merupakan upaya pencegahan ganda sebab salah satu media penularan viru merupakan karpet.
“Alhamdulillah, hari ini kita tetap bisa melaksanakan ibadah salat Jumat secara berjamaah walaupun dalam kondisi yang berbeda karena adanya virus corona. Untuk kali ini kita juga melaksanakan qunut nazillah sebagai ikhtiar semoga wabah ini segera usai dan berlalu. Terlebih penting lagi Kota Sukabumi khususnya aman dari segala macam bencana dan wabah penyakit,” kata Ketua Harian DKM Masjid Agung A Chalik Wamardi yang juga Kepala Kementerian Agama Kota Sukabumi. (izo/rs)





