BERITA UTAMAKABUPATEN SUKABUMI

Polsek Sukaraja Selidiki Kasus Pembuang Bayi di Pasirhalang

SUKABUMI — Polsek Sukaraja, terus melakukan penyelidikan terkait kasus penemuan mayat bayi perempuan yang tergeletak di kebun warga, tepatnya di Kampung Gentong, RT 1/7, Desa Pasirhalang, Kecamatan Sukaraja.

Kapolsek Sukaraja, AKP Supardi mengatakan, saat ini jajaran Unit Satuan Resort Kriminal (Reskrim) Polsek Sukaraja tengah melakukan penyelidikan lebih dalam lagi untuk mengetahui siapa orang tua yang nekad membuang bayi malang pada akhir pekan kemarin (13/6) sekira pukul 13.30 WIB.

“Sekarang kita belum bisa mengetahui secara pasti mengenai kenapa bayi itu dibuang. Masih kita selidiki perkaranya. Kita tidak mau menduga-duga. Tetapi, harus berdasarkan bukti yang kuat.

Apakah bayi ini dibuang oleh orangtuanya karena malu hasil dari hubungan gelap, apa karena ada unsur penculikan bayi,” kata Supardi kepada Radar Sukabumi, Minggu (14/6).

Untuk mengungkap kasus penemuan mayat bayi mungil ini, pihaknya telah menginstruksikan seluruh anggotanya untuk melakukan koordinasi dengan berbagai pihak.

Seperti melakukan komunikasi dengan pihak Puskesmas terdekat dan para paraji. “Kita sudah koordinasi dengan mereka. Namun hingga belum ada titik temu, terkait siapa yang nekad membuang bayi itu,” tandasnya.

Sementara itu, Camat Sukaraja, Budianto mengatakan, bayi mungil itu, pertama kali ditemukan oleh dua warga setempat saat tengah mencari rumput.

“Bayi ini, ditemukan tergeletak oleh Pak Ojo dan Pak Torik. Setelah itu, bayi ini langsung dievakuasi ke kantor Pasirhalang,” jelas Budianto kepada Radar Sukabumi, Minggu (14/6).

Bayi malang tersebut, ditemukan dalam plastik berwarna hitam putih yang tergeletak di rerumputan. “Saat ditemukan, bayi itu masih terdapat tali ari-arinya yang terbungkus kain warna merah bermotif bunga,” paparnya.

Setelah dievakuasi ke kantor desa, sejumlah anggota Polsek Sukaraja langsung meninjau ke lokasi kejadian dan membawa jasad bayi malang itu ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) R Syamsudin SH Kota Sukabumi. “Saat ini perkaranya tengah dalam penyelidikan pihak kepolisian,” pungkasnya. (den/d)

Tags
loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Check Also
Close
Back to top button