Pencapaian tim Persib Bandung di Piala Presiden 2018 hingga laga kedua penyisihan Grup A masih tersendat. Setelah mengalahkan Sriwijaya FC 1-0 pada laga pertama (16/1), tim berjuluk Maung Bandung ini kalah 0-2 dari PSMS (21/1).
Namun, hal berbeda dicatatkan Panpel Persib. Dalam dua laga itu, yakni melawan Sriwijaya FC dan PSMS, panpel mampu meraup pendapatan dari penjualan tiket hingga lebih dari Rp 3 miliar.
Perinciannya, pada laga pembuka saat partai Persib vs SFC di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Bandung, panpel meraup Rp 1,3 miliar. Panpel Persib mengantongi pendapatan lebih besar dari laga kedua Persib, yakni saat menghadapi PSMS.
Pendapatan yang masuk lebih dari Rp 1,7 miliar.
Jumlah ini dibeberkan General Coordinator Panpel Persib Bandung, Budhi Bram Rachman, kepada awak media. “untuk pertandingan Persib vs PSMS dari penjualan tiket mencapai Rp 1,7 miliar sekian.
Memang penjualan tiket tidak sold out, tapi bisa dikatakan mencapai target, dari 30 ribu tiket yang disiapkan, yang terjual 29.676 lembar,” jelas Bram.
Meski begitu, Bram tidak menampik masih ada bobotoh Persib yang sudah memegang tiket tetapi tidak bisa masuk Stadion GBLA yang berkapasitas 38 ribu tersebut. Itulah mengapa, pihaknya akan terus melalukan evaluasi dengan jajaran pihak keamanan agar hal tersebut tidak terulang lagi.
“Yang pasti itu kecolongan. Celah untuk masuk di GBLA lebih besar karena banyak pintu masuk. Kalau di Stadion Si Jalak Harupat, satu tribune satu pintu masuk.





