“Mudah-mudahan dapat bantuan secepatnya, kalau gak hunian sementara, dapat bantuan apa ke dari kebijakan pemerintah supaya gak tinggal di sini, atau di rumah mertua soalnya makin ke sini makin bahaya, soalnya retakannya juga bangunan saya aja yang baru asalnya yang gak ada retakan, ada retakan yang baru,” tandasnya.
Diberitakan sebelumnya belasan rumah di Kampung Nyalindung, Desa Pasir Suren, Kecamatan Palabuhanratu mengalami kerusakan berbagai kategori terutama bagian dinding dan pondasi rumahnya akibat adanya pergerakan tanah yang terjadi tahun 2021 lalu. Sejumlah Organisasi perangkat daerah sempat melakukan kajian dan tinjauan bahkan telah menyiapkan posko sementara.
Namun hingga kini, belasan rumah warga yang terdampak pergerakam tanah belum dilakukan relokasi oleh pemerintah daerah kabupaten Sukabumi. (Cr2/d).






