Pemuda Hilang Dibuang ke Sungai Cicatih Usai Dikeroyok, Polisi Ungkap Fakta Sebenarnya

Pengeroyokan
Ilustrasi Pengeroyokan

SUKABUMI — Polsek Nagrak Polres Sukabumi, ungkap misteri hilangnya Ajat alias Sadul (20) di bantaran sungai Cicatih, Kecamatan Nagrak, Kabupaten Sukabumi. Sadul dinyatakan hilang pada Sabtu (20/11) sekitar pukul 18:00 WIB, setelah dikeroyok oleh sejumlah orang, tepatnya di Bantaran Sungai Muara Cisarua, Kampung Depok, Desa Cisarua, Kecamatan Nagrak.

Sejumlah saksi di lokasi kejadian melihat tubuh Sadul jatuh ke dalam aliran Sungai yang saat itu kondisi debit air Sungai Muara Cisarua sedang meluap. Upaya pencarian tim SAR gabungan, TNI dan Polri pun dilakukan selama 3 jam lebih, namun tubuh Sadul tak kunjung ditemukan.

Bacaan Lainnya

Kapolsek Nagrak Polres Sukabumi, AKP Deden Sulaeman menyatakan, tubuh Sadul bukan sengaja dilempar ke sungai oleh sejumlah orang. Namun terjatuh setelah terjadi ketibutan atau pengeroyokan yang diduga oleh 4 orang.

“Pernyataan itu tidak benar, jadi Korban terjatuh kedalam Sungai saat dipukul oleh terduga pelaku dan saat itu berhasil menyelamatkan diri,” ujar Deden kepada awak media, Minggu (21/11) dini hari.

Deden menegaskan, pihaknya telah berhasil menemukan terduga Pelaku pengeroyok Sadul yang menyebabkan Korban terjatuh kedalam Sungai. Bahkan korban atau Sadul pun datang ke Polsek Nagrak.

“Sadul berhasil menyelamatkan diri dan diduga pelaku menyerahkan diri ke Polsek Nagrak. Selanjutnya Sadul juga datang ke Polsek juga,” ucap Deden.

Deden membeberkan kronologis aksi pemukulan terhadap Sadul hingga dinyatakan hilang. Korban ini diduga pernah melakukan pencurian Aqua di Alfamart tempat bekerja pelaku. Akibat kejadian itu pelaku bersama temannya mencari keberadaan Sadul.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.