“Semua titik dipilih berdasarkan sebaran wilayah untuk memastikan akses merata bagi seluruh warga,” ucapnya.
Menurutnya, kegiatan ini merupakan bentuk nyata kehadiran pemerintah dalam menjaga daya beli masyarakat. “Kami ingin memastikan masyarakat bisa memperoleh kebutuhan pokok dengan harga terjangkau, terutama menjelang hari besar keagamaan yang biasanya dibarengi lonjakan harga,” bebernya.
Lebih dari sekadar intervensi harga, GPM juga menjadi ajang membangun kesadaran kolektif akan pentingnya ketahanan pangan lokal. Melalui kolaborasi lintas lembaga. “Kami berharap masyarakat tidak hanya terbantu secara ekonomi, tetapi juga semakin dekat dengan program-program pemerintah di sektor pangan yang berkelanjutan,” harapnya. (bam/d)






