BERITA UTAMAPemprov Jabar

New Normal Jabar, Sekolah dan Pesantren Belum Buka

Tempat Ibadah, Perekonomian dan Wisata Boleh Beroperasi

BANDUNG – Aktivitas pendidikan di sekolah belum bisa berjalan, meski Pemprov Jabar mengizinkan 15 daerah untuk mulai melaksanakan fase new normal atau adaptasi kebiasaan baru (AKB).

Gubernur Jabar, Ridwan Kamil mengaku masih perlu melakukan kajian mendalam terkait aktivitas peserta didik di sekolah, termasuk pesantren. Alasannya, jutaan siswa harus dipastikan keselamatan dan kesehatannya di tengah pandemi Covid-19.

“Khusus untuk sekolah belum boleh sama sekali walaupun di daerah zona biru. Karena kami akan meneliti lebih mendalam, karena jumlahnya jutaan, ini anak-anak harus paling utama kita jamin keselamatannya,” ungkap Ridwan Kamil dalam konferensi pers daring, Jumat (29/5/2020).

Pelaksanaan dan mekanisme aturan dunia pendidikan dipastikan akan berada di tahapan paling akhir, setelah kegiatan ibadah dan aktivitas perekonomian. Meski tak menyebut kapan keputusannya, ia memastikan akan terus dibahas.

“Jadi, dari tahapan AKB ini, sekolah mungkin yang paling terakhir, sampai kami betul-betul yakin tidak ada ancaman yang luar biasa (kasus Covid-19), wacana sekolah kembali mungkin terakhir,” tegasnya.

New Normal Jabar Untuk 15 Kota/Kabupaten, 12 Masih PSBB, Ini Daftar Lengkapnya

Sementara itu, aktivitas di tempat ibadah dan perekonomian sudah diizinkan beroperasi bertahap dimulai dengan sektor industri dan perkantoran. Jika hasil evaluasi selama tujuh hari hasil penyebaran Covid-19 masih bisa dikendalikan, maka mal maupun sektor ritel bisa beroperasi.

Khusus untuk sektor pariwisata di daerah yang masuk kategori zona biru ia sebut boleh beroperasi. Di luar dari daerah tersebut tetap tidak boleh membuka layanan.

“Tempat wisata di zona kuning tutup, di zona biru buka, tapi yang individual tourist, jadi wisatawan yang datang sendiri. Contohnya, hiking. Jadi wisata keluarga tidak boleh dulu,” pungkasnya.

(bbb/ysf/radarbandung.id)

Tags
loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button