MyPertamina di Kota Sukabumi Bikin Bingung Sopir Angkot

MyPertamina-Kota-Sukabumi
Sejumlah kendaraan saat mengantre di SPBU Jalan Tipar Gede, Kelurahan Tipar, Kecamatan Citamiang, Jumat (1/7).

SUKABUMI – Hari pertama pendaftaran apilikasi MyPertamina, PT Pertamina Patra Niaga membuka stand pendaftaran website BBM Subsidi Pertalite dan Bio Solar di SPBU Jalan Tipar Gede, Kelurahan Tipar, Kecamatan Citamiang, Kota sukabumi, Jumat (1/7).

Dari pantauan Radar Sukabumi, benerapa pengendara sejak pagi hari mulai berdatangan untuk meminta bantuan dalam melakukan pendaftaran MyPertamina. “Saya coba daftar sendiri tapi belum paham dalam pengisian datananya,” ungkap salah seorang Sopir Angkot Jurusan Selabinata-Yogya Maspudin (39) kepada Radar Sukabumi, Jumat (1/7).

Bacaan Lainnya

Menurutnya, uji coba MyPertamina ini menyulitkan para pengendara dalam mendapatkan BBM. Bagai mana tidak, sopir Angkot tidak semuanya memiliki gadget Android sehingga ini menjadi salah satu kendala. “Jelas sangat menyulitkan, kami berharap pembelian BBM tidak perlu menggunakan apilikasi,” cetusnya.

Sementara itu, Sales Area Manager Retail Sukabumi, Zia Ardhi mengatakan, saat ini di Kota Sukabumi secara bertahap akan dibuka posko pendaftaran yang tersebar di 10 SPBU. “Saat ini website subsiditepat.mypertamina.id bisa diakses untuk mendaftarkan kendaraan roda empatnya,” kata Zia kepada Radar Sukabumi, Jumat (1/7).

Namun, jika warga Sukabumi memerlukan bantuan karena kesulitan akses internet, ataupun dukungan pengisian teknis, masyarakat bisa langsung datang ke SPBU 3143101 Jalan Tipar Gede. “Pelaksanaan pendaftaran melalui website ini, bukan untuk menyulitkan masyarakat. Namun, untuk melindungi masyarakat rentan yang sebenarnya berhak menikmati subsidi energi,” tegasnya.

Selain melakukan sosialisasi di stand SPBU, pihaknya juga bakal mengunjungi tempat keramaian untuk mengedukasi masyarakat terkait rencana penggunaan aplikasi MyPertamina tiap pembelian Pertalite dan Bio Solar. Pendaftaran website ini bisa dilakukan di mana dan kapan saja. Saat ini, masih tahapan sosialisasi penggunaan aplikasi MyPertamina kepada masyarakat. “Harapannya semua konsumen, pengguna BBM subsidi tidak harus daftar di sini, bisa dimana saja. Kami tekankan lagi saat ini kita sosialisasi dan pendaftaran, belum ada program selanjutnya dan akan ada evaluasi, ketika dikatakan siap, kita akan lanjut ke tahap selanjutnya,” bebernya.

Zia menerangkan, pendaftarannya melalui website subsiditepat.mypertamina.id dan selanjutnya mengisi data kelengkapan diri serta kendaraan. Setelah itu, dalam tujuh hari akan dilakukan pencocokan data, barulah konsumen akan mendapatkan QR Code.
“Silahkan ikuti prosedurnya dan maksimal tujuh hari pencocokan data baru dapat QR Code,” terangnya.

Disinggung soal jumlah pasokan BBM subsidi, Zina menuturkan, jumlah pasokan BBM normal yang didistrubusikan sebanyak 16 sampai 24 kilo liter per hari. “Ya, pasokan normal sebanyak 16 hingga 24 kilo liter per hari untuk 10 SPBU,” tutupnya. (Bam/radar sukabumi)

SPBU Jalan Tipar Gede
Sejumlah kendaraan saat mengantre di SPBU Jalan Tipar Gede, Kelurahan Tipar, Kecamatan Citamiang, Jumat (1/7).

Pos terkait