“Kami juga berkoordinasi dengan kasat sabhara untuk menjemput. Kemudian dibawa ke Satreskrim Polres Sukabumi untuk pemeriksaan lebih lanjut mengenai keberadaan kapal di tengah perairan ujung genteng itu,” paparnya.
Sementara itu, KBO Reskrim IPTU Ruskan Hermawan menambahkan saat ini ke 13 orang tersebut tengah menjalani pemeriksaan yang dilakukan oleh personelnya.
“Saat ini sedang kami dalami, history perjalanannya, motifnya apa sedang kami dalami. Saat ini belum ada keterangan yang pasti yang kami peroleh,” timpalnya.
Namun dari keterangan sementara yang didapat, tegas Ruskan tiga orang warga negara Indonesia atau NTT menerangkan, mereka dimintai jasa angkut oleh warga asing teraebut ke tempat wisata, yang saat itu ke tiga orang NTT tersebut sedang memancing.
“Di Sulawesi di pulau bau bau minta diantar ke pulau Hoga, katanya untuk wisata, itu sementara. Sempat oleh petugas dari angkatan laut australia, kemudian di berikan sekoci dilepas, habis BBM, akhirnya terombang ambing sampailah ke perairan kita Sukabumi,” tandasnya. (ndi/d).






