BERITA UTAMAKabupaten BOGOR

Mahasiswa IPB Tertular Ayahnya Positif Corona

×

Mahasiswa IPB Tertular Ayahnya Positif Corona

Sebarkan artikel ini

BOGOR – Institut Pertanian Bogor (IPB) membenarkan satu mahasiswa IPB positif virus Corona atau Covid-19.

Biro Komunikasi IPB, Yatri Indah Kusumastuti mengatakan, berita yang beredar di masyarakat tentang mahasiswa IPB positif covid-19, benar adanya.

Bank bjb Tandamata

Yatri menyebut, mahasiswa IPB tertular virus Corona dari ayahnya di Jakarta.

“Sejak mengetahui bahwa ayahnya positif, IPB langsung berkoordinasi dengan Dinkes Kota dan Kabupaten Bogor,” kata Yatri dalam keterangannya persnya, Selasa (13/3/2020).

Menurut Yatri, semua proses penanganan virus Corona terhadap mahasiswa IPB tersebut dibantu sepenuhnya oleh Dinas Kesehatan.

Mahasiswa itu, kata Yatri, dijemput ke Jakarta untuk dikarantina sesuai dengan protokol yang berlaku.

Dikatakan Yatri, IPB bersama Dinkes sudah menindaklanjuti penanganan pasien virus Corona itu.

Langkah selanjutnya yakni meminta semua pihak yang teridentifikasi dan pernah melakukan kontak dengan mahasiswa IPB tersebut untuk segera melakukan karantina mandiri.

“IPB bekerjasama dengan Dinas Kesehatan akan terus melakukan pemantauan perkembangan yang terjadi,” katanya.

Yatri mengajak para tenaga pendidik atau dosen serta seluruh keluarga besar IPB untuk tetap tenang.

“Kami sekali lagi mengajak seluruh sivitas akademika dan tendik (tenaga pendidik) untuk tetap tenang dan mengikuti protokol hidup sehat serta sosial distancing seperti disarankan WHO dan pemerintah,” pungkas Yatri.

Hal serupa disampaikan Wali Kota Bogor, Bima Arya. Ia menyebut mahasiswa IPB yang positif Corona, ngekost di Sempur, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor.

“Perhari ini satu warga Bogor dinyatakan positif dari hasil test COVID-19. Mahasiswa IPB dan kost di Sempur. Sudah dievakuasi di Jakarta. Terpapar dari ayahnya di Jakarta yang positif karena kontak dengan pasien positif,” tulis Bima Arya.

Politisi PAN itu mengatakan, Pemerintah Kota Bogor tengah menelusuri riwayat interaksi mahasiswa IPB tersebut dengan warga lain.

“Pemkot sedang koordinasi dengan semua pihak untuk telusuri riwayat interaksi ygs dan lakukan pemantauan ketat,” tambahnya.
(one/pojoksatu)