Meski akses jalan telah dibuka, pihak kepolisian tetap mengimbau masyarakat untuk waspada, mengingat intensitas hujan masih tinggi dan potensi longsor susulan masih ada.
Salah satu warga Jampang Kulon, Rudi Suryadi (54), mengaku sempat terjebak antrean saat melintas. Ia bersama rombongan 36 orang baru pulang dari ibadah umrah. “Bus tidak bisa lewat, kami terpaksa turun dan naik angkutan umum sampai ke lokasi longsor. Jadwal perjalanan pun tertunda,” tuturnya.
Hingga Senin sore, arus lalu lintas di lokasi longsor terpantau lancar meski masih diberlakukan sistem buka-tutup. Petugas tetap bersiaga untuk mengantisipasi kemungkinan bencana susulan.(ndi/d)






