“Hama kungkang itu, dapat mengakibatkan butir gabah yang akan dipanen kosong atau tidak ada biji padi. Tanaman padi di wilayah sini itu sekarang mulai berbuah, sehingga perlu adanya bantuan penyelamatan. Agar hasil panennya nanti tidak merugi,” jelasnya.
Saat ini, petani sudah melakukan tindakan pencegahan dengan penyemprotan pestisida, namun serangan hama tersebut belum berhenti. Kemungkinan populasi binatang tersebut meluas ke desa-desa lainnya di Kecamatan Cikembar. Seperti di lahan pesawahan yang ada di wilayah Desa Bojongkembar.
“Sekarang ini petani terus menyemprotkan pestisida secara serentak agar populasi kungkang tidak berkembang. Serangan kungkang terus terjadi selama dua pekan terakhir yang mengakibatkan daun tanaman padi menguning juga biji padi dipastikan kosong. Untuk itu, saya berharap instansi terkait segera turun tangan untuk mengatasi hama kungkang ini,” pungkasnya. (den/d)






