Lapdek dan Alun-alun Sukabumi Sepi dari Pengunjung , Petugas Siaga Diberbagai Sudut

Lapang Merdeka Sukabumi
Sejumlah petugas dari berbagai unsur saat memberikan himbuan kepada warga agar tidak beraktifitas di Lapang Merdeka, Minggu (23/1).

CIKOLE– Penutupan Lapang Merdeka dan Alun-alun Kota Sukabumi pada Minggu (23/1) berjalan kondusif. Masyarakat nampaknya sudah mengerti dan paham adanya penutupan tersebut.

Meskipun masih ada segelintir warga yang hendak akan melakukan aktifitas di tempat baru tersebut. Namun aparat pemerintah Satpol PP, Dishub dibantu dengan pramuka mengawasi aktifitas masyarakat yang masuk ke area tersebut.

Bacaan Lainnya

Walikota Sukabumi, Achmad Fahmi mengatakan, penutupan sementara dilakukan sejak 23 Januari 2022 hingga batas waktu yang belum ditentukan. Hal tersebut Guna mencegah penyebaran Covid-19 varian Omicron.

“Untuk sementara waktu penggunaan lapdek setiap hari minggu kita tutup dulu. Dalam rangka mencegah penyebaran Covid-19 varian Omicron,” kata Fahmi.

Menurutnya, sejauh ini Pemkot Sukabumi belum menerima adanya laporan kasus penyebaran Covid-19 varian Omicron. Kendayi demikian, pencegahan akan terus dilakukan untuk mengantisipasi hal tersebut.

“Alhamdulillah di Kota Sukabumi sampai saat ini tidak ada kasus varian Omicron. Memang ada dua kasus warga berKTP Kota Sukabumi, tetapi sudah lama mereka tinggal di luar Kota Sukabumi,” ungkapnya.

Pihaknya berharap, masyarakat dapat memaklumi juga mentaati aturan yang berlaku demi mencegah penyebaran Covid-19 varian Omicron. “Tetap jaga kesehatan dan terapkan protokol kesehatan,” pungkasnya.

Sementara itu, Warga Cisaat, Rudi mengaku belum mengetahui adanya penutupan tersebut,sehingga dirinya dengan keluarganya pergi untuk melakukan aktifitas olahraga.

” Ya sebelumnya, kita tidak tahu, tapi setelah diingatkan dan diberitahu petugas ya kami pulang saja,” ungkapnya.

Meskipun ada kekecawaan tapi alasan untuk mengantisipasi penyebaran Covid-19 membuat Rudi mengerti. “Gak apa-apa sih, memang sih saat ini ramai covid-19 lagi. Bagus lah untuk antisipasi,”pungkasnya. (bal)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.