BERITA UTAMA

Kunker Mentan Jadi Ajang Curhat Petani

×

Kunker Mentan Jadi Ajang Curhat Petani

Sebarkan artikel ini
FOTO : DENDI/RADAR SUKABUMI SAMPAIKAN KELUHAN: Menpan RI, Andi Amran bersama Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Sukabumi, Ajat Sudrajat saat mendengarkan curhatan seorang petani jagung terkait kondisi harga yang jauh dari HAP di Kabupaten Sukabumi, di Pusbang Dai, Cikembar, kemarin (22/2).

Meski demikian, di zaman kepemerintahan Jokowi -Jusuf Kalla, ada 782 mafia kita proses sesuai hukum dan digiring ke penjara bersama Satgas Pangan. Saya tegaskan sekali lagi, tidak ada ruang bagi mafia yang ingin mempermainkan warga Indonesia khusunya para petani,” pungkasnya.

Terkait kunjungannya ke Sukabumi, Arman mengaku untuk mengapresiasi terhadap capaian ketahanan pangan di Kabupaten Sukabumi.

Bank bjb Tandamata

Kegiatan yang diselenggarakan di halaman Pusbangdai Cikembang, Desa Sukamulya, Kecamatan Cikembar ini, dihadiri oleh Bupati Sukabumi, Marwan Hamami, Anggota Komisi IX DPR RI, Dewi Asmara, Kepala Dinas Pertanian Jawa Barat, Muspida Kabupaten Sukabumi, Gerakan Petani Milenial yang berjumlah 10.000 orang yang teridiri dari para petani, rumah tangga miskin (RTM), santri dan lainnya.

Dalam kunker tersebut, Arman juga melakukan launching ekspor perdana manggis sebanyak 92 ton ke Negara Tiongkok. Juga, menyalurkan bantuan kepada petani dan santri milenial.

Dintaranya, bantuan domba untuk 40 kelompok ternak, 400 ekor bibit ayam berikut pakan 8 ton, obat-obatan dan vitamin untuk Kelompok Usaha Bersama (Kube) santri milenial Pondok Pesantren Nurul Huda, bantuan bibit ayam sebanyak 567.950 ekor untuk 11.359 rumah tangga miskin (RTM), bantuan berupa mangga, durian dan manggis 500 pohon.

Selain itu, aneka benih sayuran dan 150 unit pengemasan untuk pengembangan kawasan fasilitasi pasca panen dan pengolahan, kemudian bantuan benih palawija, bantuan mesin traktor roda dua, cultivator dan pompa air.

 

(den/t)