Masyarakat yang mengetahui kejadian tersebut, secara bersama-sama memadamkan api dan mengevakuasi korban. Namun, upaya warga tidak berhasil. Lantaran, api yang melalap bangunan rumah yang mayoritas terbuat dari anyaman bambu itu, sulit dipadamkan.
“Satu unit mobil Pemadam Kebakaran dari Dinas Pemadam Kebakaran Cibadak datang ke lokasi kebakaran. Api, akhirnya dapat di padamkan sekitar pukul 15.30 WIB,” tandasnya.
Akibat kejadian kebakaran ini, selain mengakibatkan korban meninggal dunia di lokasi kejadian, juga telah menyebabkan kerugian material ditaksir mencapai Rp40 juta. Lantaran, rumah yang memiliki ukuran 6 x 8 meter itu, ludes dilalap si jago merah.
“Pihak keluarga korban menolak, untuk jasad korban dilakukan autopsi dan menilai kejadian tersebut sebagai musibah kebakaran. Jadi pihak keluarga menerima semua musibah ini dengan ikhlas. Kemudian korban selanjutnya akan segera di pulasara dan dilakukan pemakaman di TPU Desa Cimanggu, kecamatan Cikembar, Kabupaten Sukabumi,” pungkasnya. (den/d)






