KNPI Kabupaten Sukabumi Terancam Bakal Miliki Dualisme Kepemimpinan

SUKABUMI-Pucuk pimpinan DPD KNPI Kabupaten Sukabumi masa bakti 2017-2020, berpotensi memiliki  dualisme kepemimpinan, dualisme kepengurusan. Satu kepengurusan dibawah Reggy Afriansyah, dan kedua, kepemimpinan kepengurusan dibawah kendali Kurniawan.

Ancaman potensi dualisme ini setelah surat gugatan atau surat mosi tidak percaya atas semua pelanggaran selama pelaksanaan Musda Pemuda/KNPI XIV Kabupaten Sukabumi 28 Oktober 2017 lalu, yang dilayangkan tiga  kubu mantan calon Ketua DPD KNPI Kabupaten Sukabumi, yakni Kurniawan, Imam Mudin dan Deri Susandi ke DPD I KNPI Provinsi Jawa Barat, belum mendapat respon resmi sesuai yang diinginkan kubu Kurniawan, Imam Mudin dan Deri Susandi.

Bacaan Lainnya

“Kami akan terus lanjut melakukan perjuangan sesuai dengan kesepakatan pertemuan di Hotel Augusta Cikukulu, yaitu melakukan gugatan terhadap penyimpangan dalam pelaksanaan musda. Dualisme kepengurusan adalah jalan terakhir,”kata Ahmad Syahroni, salah seorang inisiator Tim Pemuda Penyelamat KNPI Kabupaten Sukabumi kepada radarsukabumi.com Kamis (9/11)

Kubu Kurniawan, Imam Mudin dan Deri Susandi melayangkan surat mosi tidak percaya atas temuan pelanggaran pelaksanaan musda kepada Ketua DPD KNPI Jawa Barat, Saca Suhendi. Namun, sejak tanggal 3 November 2017 mosi tidak percaya dilayangkan, DPD KNPI Jawa Barat dibawah kepengurusan Saca Suhendi belum merespon secara resmi gugatan kubu Kurniawan, Imam Mudin dan Deri Susandi.

Potensi dualisme kepengurusan DPD KNPI Kabupaten Sukabumi ini bisa jadi merupakan turunan dari fenomena dualisme kepengurusan di DPP KNPI Pusat antara kubu Rifai Darus VS kubu Fahd Rafiq. Sedangkan, dualisme kepemimpinan di DPD I KNPI Jawa Barat terjadi antara kubu kepengurusan Siti Aisyah dan kubu Saca Suhendi.

“Dalam waktu dekat, kami akan berkumpul kembali untuk mempersiapkan susunan kepengurusan versi bung Kurniawan. Di DPD I KNPI Jabar, sepertinya kami  akan ikut kubu Siti Aisyah,”imbuh Ahmad Syahroni.(husna/radarsukabumi)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.