“Anak di bawah umur ini, tujuan awalnya gaya-gayaan dengan membawa senjata tajam. Dari pemeriksaan sementara bukan mengejar tapi ketika lewat dia ingin memperlihatkan eksistensinya dengan membawa senjata tajam, kemudian di goreskan ke jalan,” terangnya.
Menurut Aguk Khusaeni, pelaku itu membuat resah masyarakat, sehingga polisi bergerak cepat menangkap ketiga orang itu di rumahnya tanpa perlawanan.
“Barang bukti satu buah sajam berupa Celurit, kasus ini sementara masih kita dalami dengan melakukan pemeriksaan baik pelaku maupun saksi saksi,” tutup Aguk.(*)






