Kapolres Sukabumi Beri Penghargaan Vaksinasi Anak di Wilayah Curugkembar

AKBP Dedy Darmawansyah Nawirputra
Kapolres Sukabumi AKBP Dedy Darmawansyah Nawirputra memberikan penghargaan kepada nakes dan Polsek Curugkembar di Mapolres Sukabumi, Palabuhanratu, Senin (24/1).

SUKABUMI – Kapolres Sukabumi AKBP Dedy Darmawansyah Nawitputra memberikan penghargaan kepada Kapolsek Curugkembar berserta jajarannya dan sembilan tenaga kesehatan (nakes).

Hal itu sebagai bentuk apresiasi atas capaian vaksinasi anak usia 6 hingga 11 tahun yang sudah mencapai 100 persen selama dua pekan ini.

Bacaan Lainnya

Dedy menjelaskan, meskipun di Kecamatan Curugkembar minim fasilitas dan daerah pelosok, tetapi capaian vaksinasi selama dua pekan dapat mencapai 100 persen.

Maka dari itu, patut diberikan penghargaan dan apresiasi kepada mereka yang telah bertugas sebab sudah berupa maksimal dalam pencapaian vaksinasi anak.

“Saya menghargai kinerja mereka dan saya sudah berkunjung ke Curugkembar, memang daerah agak jauh serta fasilitas internet susah, tetapi vaksinasi bisa 100 persen, makanya kami beri penghargaan kepada mereka,” ujar Dedy kepada Radar Sukabumi, Senin (24/01).

Menurut Dedy, Kapolsek Curugkembar beserta jajarannya dan tenaga kesehatan mampu berkoordinasi dengan masing-masing kepala sekolah, baik SD maupun Madrasah Ibtidaiyah (MI) untuk dijadwalkan. Sehingga target 100 persen itu dapat dicapai selama dua minggu ini.

“Jadi setiap hari mereka menjadwalkan ke masing-masing sekolah, kepala sekolah dan gurunya membawa muridnya di titik-titik kumpul yang sudah disepakati.

Saya berharap wilayah lain yang punya potensi, sumber yang lebih dari Curugkembar juga dapat memenuhi target 100 persen,” tandas Dedi.

Sementara itu, Kepala Puskesmas (Kapus) Kecamatan Curugkembar, Tsalit Sulaeman menambahkan, tidak ada trik khusus untuk mencapai target 100 persen vaksinasi anak.

Namun lebih kepada meningkatkan kerjasama lintas sektor dan mengerahkan seluruh fungsi yang ada di Curugkembar.

“Kita tidak ada trik khusus, tetapi hanya meningkatkan kerjasama lintas sektor, kita gunakan seluruh fungsi yang ada di Curugkembar, baik itu dari tingkat kecamatan, guru dan semua kader kita semua kerahkan.

Terutama modalnya di data, yang kita segera harus dapatkan itu data. Kalau datanya sudah dapat kita pelaksanaan di lapangan tinggal langsung eksekusi tanpa ada kendala,” paparnya.

Dalam pelaksanaannya, Tsalit menyebut tidak ada kendala, hanya jalannya saja dan itupun sudah disiasati, karena sudah biasa dengan jalan geografis seperti itu. Hanya saja masih ada anak yang merespon rasa takut dan nyeri.

“Kita sebagai tenaga kesehatan harus bisa meminimalkan atau setidaknya menghibur anak supaya mereka tidak merasa takut dan nyeri ketika divaksin,” jelasnya.

Dalam kesemapatan itu, Tsalit mengajak kepala seluruh masyarakat Indonesia baik ibu dan bapak yang mempunyai anak segera divaksin bagi yang belum.

Vaksin itu menyehatkan dan mudah-mudahan semua keluarga dapat terlinndungi dari penyakit.

“Khususnya virus covid-19 dan yang terbaru Omincron, mudah-mudahan terbentuk imun lingkungan. Jadi jangan takut untuk divaksin,” pungkasnya. (ris/d)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.