SUKABUMI, RADARSUKABUMI.com – Adanya kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Kota Sukabumi ternyata cukup efektif dan berhasil dalam menekan kurva kasus virus corona atau Covid-19 di Kota Sukabumi.
Faktanya, dari mulai 6 Mei lalu saat pelaksanaan PSBB perdana di Kota Sukabumi, penambahan kasus Covid-19 di Kota Sukabumi relatif menurun dibandingkan sebelumnya.
Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Sukabumi dr Wahyu Handriana mengungkapkan, perkembangan kasus Covid-19 di Kota Sukabumi selama pelaksanaan PSBB sejak tanggal 6 Mei 2020 lalu relatif menurun.
“Menurun, khususnya terkait kluster juga melandai. Penambahannya hanya 1 sampai 2 kasus, sejak 2 minggu yang lalu. Tidak seperti di awal,” jelas Wahyu saat dihubungi, Senin (18/5).
Wahyu menyebutkan, periode Senin (18/5/2020), tidak ada penambahan kasus apapun di Kota Sukabumi, baik untuk ODP, PDP, dan pasien terkonfirmasi positif Covid-19.
“Hari ini tidak ada penambahan kasus apapun, mulai dari ODP, PDP dan pasien yang terkonfirmsi postif Covid-19,” sebutnya.
Namun demikian, hingga saat ini pihaknya masih menunggu beberapa hasil Swab yang telah dikirimkan ke Labkes Jawa Barat. Bahkan, terbaru 25 swab baru telah menyusul di kirim ke Labkes Jawa Barat.
“Kurang lebih seratus lah hasil Swab yang kami tunggu, semoga saja semua hasil Swab negatif,” tukasnya. (upi/rs)





