Jelang Akhir Porprov Jabar 2022, Kota Sukabumi Raih Tiga Medali Emas

Tim Kota Sukabumi
Tim Kota Sukabumi kembali menyumbangkan tiga medali emas dari dua Cabang Olahraga

SUKABUMI— Menjelang akhir pertandingan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XIV Jawa Barat 2022, tim Kota Sukabumi kembali menyumbangkan tiga medali emas dari dua Cabang Olahraga (Cabor) yakni, dua medali pada Cabor Kempo nomor Randori kelas -50 kilogram atas nama Indah Soraya Hidayat dan Hadi Surya Prayoga pada nomor Randori kelas -65 kilogram.

Adapun untuk Cabor Barongsai disumbangkan pada nomor Naga Halang Rintang yang digelar di GOR Abadi Hash Lembang Kabupaten Bandung Barat.

Bacaan Lainnya

Dengan hasil tersebut, kontingen Kota Sukabumi masih berada diposisi ke 23 dari 27 kontingen kota/kabupaten se-Jabar dengan raihan, enam medali emas, 10 medali perak dan 27 medali perunggu.

Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Sukabumi, Haickel Reza Balfas mengaku, keberhasilan meraih medali emas menjelang akhir pertandingan Porprov ini sudah menjadi presiksinya sejak awal, di mana Cabor andalan Kota Sukabumi kebanyakan bermain menjelang akhir Porprov, meski demikian ada beberapa Cabor unggulan yang gagal dari targetnya, seperti Cabor Catur, Karate, Dansa dan Selam.

“Selain itu kita juga terkendala masalah teknis pertandingan yang banyak merugikan Kota Sukabumi,” ujar Haickel kepada Radar Sukabumi.

Namun demikian sambung dia, hal itu bukan menjadi alasan untuk tidak menerima hasil yang sudah dicapai. Kedepan, pihaknya akan terus berkerja dengan lebih baik lagi agar prestasi olahraga Kota Sukabumi semakin bagus.

“Kalau dari sisi target raihan emas memang kita tidak memenuhi target, tapi untuk medali perak kita sudah mendekati dan pada medali perunggu kita sudah over target. Dan dilihat dari total perolehan medali kita lebih baik dari Porprov sebelimnya,” imbuh dia.

Sementara itu, Ketua Kontingen Kota Sukabumi, Ganjar Ramdani Saputra berterima kasih atas perjuangan para atlet yang sudah bertanding, namun dirinya mengkritisi penyelenggaraan pertandingan.

Selain jarak venue Cabor ke Cabor lainnya jauh, banyak juga faktor teknis  yang merugikan kontingen Kota Sukabumi, diantaranya pada Cabor Skateboard, Barongsai dan beberapa Cabor lainnya.

“Tentunya kami menerima hasil dengan lapang dada, meski kami merasa dirugikan,” tegasnya.

Ganjar berharap, hal ini menjadi pelajaran bagi semua pihak untuk lebih profesional lagi dalam penyelenggaraan kegiatan olahraga setingkat Provinsi.

“Mudah-mudahan event sebesar ini bisa lebih baik lagi untuk meningkatkan prestasi atlet-atlet di Jawa Barat,” pungkasnya. (why).

Atlet-Barongsai-Kota-Sukabumi

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *