Jekdes Karya Anak Sukabumi Dilaunching

  • Whatsapp
Jekdes Sukabumi
Pre Launching Jekdes di Kantor Setda Palabuhan Ratu, Kamis (25/11/2021).

SUKABUMI – Tidak dipungkiri keberadaan transpotrasi online berbasis aplikasi seperti ojek online di Indonesia, mampu membawa perubahan besar bagi pola hidup masyarakat.

Sebab, ojek online mampu menjadi solusi dari kebutuhan akan sistem transportasi yang fleksibel dan efisien.

Penumpang tinggal memesan lewat aplikasi penyedia layanan ojol, armada pun datang menjemput di titik yang sudah ditentukan.

Tidak hanya itu aplikasi ojek online juga membantu para mitra UMKM, dimana konsumen bisa memesan makanan lewat aplikasi tanpa harus datang ke lokasi terlebih di masa pandemi Covid-19 sekarang ini.

Setelah muncul Go-Jek sebagai pencetus pertama kali hadir di Indonesia, kini aplikasi ojek online mulai bermunculan tak terkecuali di Sukabumi. Salah satunya kini hadir aplikasi ojek online Jekdes atau Ojek Desa.

Aplikasi ojek online di bawah naungan PT Jekdes Transportasi Nuswantara ini merupakan besutan anak Sukabumi asal Kecamatan Ciracap.

Sesuai dengan namanya, Jekdes hadir untuk memenuhi kebutuhan masyarakat yang sulit dijangkau oleh aplikasi ojek online yang sudah hadir sebelumnya seperti di kawasan-kawasan pada tier 3 dan tier 4.

“Alhamdulillah Jekdes kini sudah hadir di Sukabumi khususnya daerah Kabupaten Sukabumi seperti Palabuhanratu , Ciracap dan lainnya.

Untuk saat ini, Jekdes pun berfokus pada tiga layanan yang paling favorit seperti transportasi, logistik dan delivery makanan,” ucap CEO Jekdes, Agis Prayudi kepada Radar Sukabumi, Kamis (25/11/2021).

Dikatakan Agis, sejak diluncurkannya pada Maret 2020, Jekdes mampu menjangkau di tujuh kecamatan di Kabupaten Sukabumi dengan mitra driver 130 dan 360 mitra UMKM dan mitra UMKM ini hampir 50 persennya adalah para ibu rumah tangga yang bisa berjualan dari rumah, karena ketika para ibu rumah tangga ini menjadi mitra Jekdes tidak perlu memiliki gerobak ataupun ruko tapi berjualan dari rumah pun bisa jadi lewat aplikasi Jekdes ini.

Agis pun sangat optimis hadirnya Jekdes ini dapat memberikan dampak ekonomi terhadap masyarakat di desa pada khususnya.

Dijelaskan Agis, untuk pelayanan Jekdes sama dengan ojek online lainnya, akan tetapi untuk wilayah Jekdes hanya berfokus pada wilayah-wilayah yang berada di kasawan Tier 3 dan Tier 4 atau daerah yang pemanfaatan teknologinya kurang dari 30 persen.

“Kita melihat peluang bahwa perilaku masyarakat di Tier 3 dan Tier 4 itu khususnya pedesaan sudah beralih ke digital tetapi memang belum ada platform yang memenuhi kebutuhan tersebut makanya Jekdes hadir di tengah-tengah masyarakat pedesaan,” tururnya.

Agis pun percaya 5-10 tahun ke depan pemanfaatan teknologi di desa-desa akan lebih dari Tier 1 saat ini. Pengguna smartphone terus bertambah, pengguna internet terus bertambah termasuk di masyarakat desa kita percaya ketika kita bisa memenuhi kebutuhan masyarakat melalui aplikasi masyarakat di desa pemanfaatan teknologinya akan lebih dari 60 persen.

Sementara itu, President Commissioner PT Pramatunas Media, Siti Mamduhah sangat optimis aplikasi ini dapat berkembang. Tidak hanya di Kabupaten Sukabumi, melainkan dapat berkembang hingga seluruh Indonesia.

“Ia yakin aplikasi Jekdes lebih canggih dibanding aplikasi ojek online lainnya. Diharapkan, peluncuran Jekdes bisa berdampak positif dan menambah peluang usaha bagi masyarakat. Insya Allah tidak hanya di Sukabumi tapi akan bisa berkembang minimal di Jawa Barat dan Banten.

Bahkan mungkin seluruh Indonesia,” ucapnya yang juga putri dari Wakil Presiden RI Ma’ruf Amin ini.

Jekdes  Sukabumi
Salah satu mitra Jekdes saat berpose di depan kamera menggunakan atribut Jekdes di Pre Launching Jekdes di Kantor Setda Palabuhan Ratu, Kamis (25/11/2021).

Pre Launching Jekdes dilakukan oleh Wakil Bupati Sukabumi, Iyos Somantri di Kantor Setda- Palabuhanratu, Pada Rabu (24/11/2021).

Dalam sambutannya, Iyos optimis Aplikasi Jekdes dapat terus memperluas jangkauan layanannya bagi masyarakat, khususnya di Kabupaten Sukabumi.

Rasa optimis itu setelah mengetahui perkembangan Jekdes yang siginifikan dalam waktu relatif singkat.

“Kami sangat bangga atas karya nyata inovatif anak pribumi Kabupaten Sukabumi, ini sesuai dengan misi kami bagaimana menjadikan Kabupaten Sukabumi yang inovatif, saya meyakini bahwa kedepan Jekdes berpotensi besar dan mengalami kemajuan yang pesat,” ungkapnya.

Wabup berharap keberadaan Jekdes ini dapat membantu pemerintah dalam pengembangan sarana transportasi darat yang lebih efisien dan efektif sehingga masyarakat khususnya di pedesaan dapat terbantu.

“Saya berharap masyarakat pedesaan semakin cepat memperoleh relasi sosial, relasi bisnis, relasi pendidikan dan lainnya sehingga mampu mendorong terhantarnya masyarakat Kabupaten Sukabumi yang semakin sejahtera lahir-batinnya juga makin melek digital, semakin terbuka ruang pembelajaran, maka semakin cerdas pula masyarakatnya,” harapnya.

Sementara itu, Bank bjb sebagai mitra kerja sama Jekdes melalui Pemimpin Divisi Digital Banking, Arfianto Ramadhian mengatakan, Bank bjb dan Jekdes memiliki tujuan serta semangat yang sama untuk mempromosikan literasi digital dengan dilakukannya kerja sama pengembangan transaksi pembayaran cashless melalui bjb DigiCash di dalam Aplikasi Jekdes. Sehingga dapat mendorong akselerasi budaya transaksi non tunai di Wilayah Kabupaten Sukabumi. (wdy)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *