BERITA UTAMAKOTA SUKABUMIPENDIDIKAN

Isi Ramadan, Sekolah Diimbau Adakan Sanlat

×

Isi Ramadan, Sekolah Diimbau Adakan Sanlat

Sebarkan artikel ini
DISKUSI: Kadis P dan K Kota Sukabumi Dudi Fathul Jawad menyapa salah satu guru SMA Kota Sukabumi saat diseminasi best practice di Auditorium UMMI, belum lama ini.

SUKABUMI, RADARSUKABUMI.com – Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Kadis P dan K) Kota Sukabumi, Dudi Fathul Jawad mengimbau setiap sekolah untuk mengadakan pesantren kilat (Sanlat) selama Ramadan 1440 H.

Tujuannya untuk mengisi aktivitas para pelajar di bulan suci ini, sehingga libur sekolah menjadi lebih produktif dan bermakna.

bank BJB

“Sama seperti tahun sebelumnya, tahun ini kita juga mengimbau kepada setiap sekolah mulai dari TK, SD dan SMP untuk mengadakan sanlat di sekolahnya, tanpa mengganggu kegiatan belajar mengajar (KBM) di sekolah,” ucap Dudi Fathul Jawad saat dikonfirmasi Radar Sukabumi, kemarin (6/5).

Dikatannya, saat ini sejumlah pelajar masih dalam masa libur sekolah dan akan mulai aktif kembali pada Kamis (9/5).

Sedangkan untuk jadwal masuk sekolah, pihaknya mengaku sudah memberikan surat edaran kepada semua sekolah akan kegiatan KBM dimulai pukul 08.00 WIB, karena sedang menghadapi bulan puasa.

Untuk kegiatan KBM sendiri tetap berjalan seperti biasa, tetapi ada tambahan untuk sanlatnya.

“Untuk sanlat itu kewenangannya dari sekolah masing-masing, untuk jadwalnya dinas hanya memberikan himbauan saja,” ucapnya yang juga mengajak para pelajar tetap mencari ilmu seperti biasa, dan semangat meski sedang puasa.

Sementara itu, ia juga berharap keberadaan sanlat yang dilakukan sekolah menjadi efektif bagi siswa untuk belajar tentang agama, tarawih dan salat berjamaah. Juga melatih siswa untuk berinteraksi dengan yang lain.

Sementara itu, Wakil Kepala Sekolah (Wakasek) Kesiswaan SMAN 4 Kota Sukabumi Dadang mengatakan, sama seperti tahun-tahun sebelumnya setiap menghadapi bulan Ramadan sekolahnya selalu mengadakan sanlat.

Rencananya sanlat di SMAN 4 Kota Sukabumi akan diadakan mulai 26 Mei 2019, selama satu minggu.

“Kita adakan setelah siswa kelas X dan XI selesai mengerjakan ujian sekolah, baru setelah itu kita adakan sanlat.

Kalau sekarang kita masih libur, nanti masuk sekolah lagi Senin, 13 Mei 2019, siswa langsung ujian sekolah baru setelah itu sanlat,” terang Dadang.

Untuk materinya sendiri akan diberikan tentang keagamaan seperti akhlak, tadarusan dan kegiatan keagamaan lain.

“Kami harap semua siswa bisa mengikuti sanlat ini,” tandasnya.

(wdy)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *